WhatsApp Icon
BAZNAS Banyumas Gelar Pelatihan Pengolahan Durian untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Mustahik

Sumpiuh - BAZNAS Kabupaten Banyumas menggelar Pembukaan Pelatihan Pengolahan Durian di Balai Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas pada Senin (4/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi mustahik binaan melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Bapak Hidayaturrochman selaku Analis Junior Pengawasan PEPK dan LMST OJK Purwokerto yang mewakili Kepala OJK Purwokerto, Bapak Drs. Wahyu Dewanto, M.Si. selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Banyumas, Bapak Drs. Ahmad Suryanto, M.Si. selaku Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Banyumas, Ibu Khasanatul Mufidah, S.H. selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Bapak Pujar Seno, S.E., M.Si. selaku Camat Sumpiuh, serta Bapak Mujiono selaku Kepala Desa Banjarpanepen.

Pelatihan diikuti oleh 20 orang santri dan pelaku usaha yang akan mendapatkan pembelajaran selama dua hari, mulai 4 hingga 5 Agustus 2026. Materi yang diberikan meliputi teori dan praktik pengolahan durian menjadi berbagai produk bernilai ekonomi seperti dodol durian, selai durian, dan es krim durian. Selain itu, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai literasi keuangan dan strategi pemasaran sebagai bekal dalam mengembangkan usaha.

Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dalam lima kelompok untuk memudahkan proses praktik dan pendampingan. BAZNAS Kabupaten Banyumas juga memberikan berbagai fasilitas kepada peserta, di antaranya uang saku, sertifikat, modul pelatihan, konsumsi, ID Card, dan celemek.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha peserta, setiap kelompok memperoleh bantuan sarana usaha berupa blender, mixer, sealer, wajan, spatula, baskom, lap kain, celemek kain, serta bahan praktik yang dapat dimanfaatkan dalam proses produksi setelah pelatihan selesai.

Melalui pelatihan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap peserta tidak hanya memiliki keterampilan dalam mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk bernilai tambah, tetapi juga mampu membangun usaha yang berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan mewujudkan kemandirian ekonomi. Program ini menjadi salah satu wujud komitmen BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk pemberdayaan mustahik agar bertransformasi menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

04/08/2026 | Kontributor: Humas
BTB Goes to School Edukasi Anak PAUD tentang Pentingnya Berbagi Sejak Dini

Kalibagor - BAZNAS Kabupaten Banyumas kembali melaksanakan kegiatan edukasi melalui program BTB Goes to School yang diselenggarakan di PAUD Mugi Rahayu, Kecamatan Kalibagor, pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta yang terdiri dari anak-anak PAUD beserta guru pendamping.

Program BTB Goes to School bertujuan memberikan edukasi dan informasi sejak dini kepada anak-anak mengenai pentingnya berbagi, peduli terhadap sesama, serta menumbuhkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, guru pendamping juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membiasakan karakter kepedulian sosial kepada peserta didik sejak usia dini.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berupaya menanamkan budaya berbagi kepada generasi muda sebagai bagian dari pendidikan karakter. Edukasi sejak usia dini diharapkan mampu membentuk pribadi yang memiliki empati, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan. Materi disampaikan menggunakan pendekatan yang sesuai dengan usia anak, sehingga peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan antusias. Anak-anak terlihat aktif berpartisipasi dalam berbagai aktivitas edukatif yang diberikan.

Melalui program BTB Goes to School, BAZNAS Kabupaten Banyumas terus berkomitmen memperluas edukasi tentang nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai investasi karakter untuk mewujudkan masyarakat yang lebih peduli, berakhlak, dan saling membantu.

04/08/2026 | Kontributor: Humas
Tingkatkan Kompetensi Amil, BAZNAS Banyumas Ikuti Pelatihan Perencanaan dan Monitoring Evaluasi Program Penyaluran

Jakarta Timur - BAZNAS Kabupaten Banyumas mengikuti Pelatihan Perencanaan dan Monitoring Evaluasi (Monev) Program Penyaluran yang diselenggarakan di BAZNAS Institute, Jakarta Timur, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas amil agar mampu merancang dan mengevaluasi program penyaluran zakat secara lebih terarah, efektif, dan berdampak.

Pelatihan diikuti oleh 25 peserta dari berbagai BAZNAS daerah dan menghadirkan Ir. Nana Mintarti, M.P., Pimpinan BAZNAS RI Periode 2015–2020, sebagai instruktur utama. Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pendampingan mengenai proses perencanaan program penyaluran hingga pelaksanaan monitoring dan evaluasi sebagai bagian dari siklus pengelolaan program yang berorientasi pada hasil.

Materi yang disampaikan mencakup tahapan mengidentifikasi permasalahan, menganalisis akar masalah, merumuskan tujuan dan hasil yang ingin dicapai, serta menyusun perencanaan program menggunakan pendekatan Logical Framework Approach (LFA). Pendekatan ini merupakan metode sistematis yang digunakan untuk merancang, melaksanakan, memonitor, dan mengevaluasi program berbasis hasil sehingga setiap kegiatan memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan terukur.

Melalui pemahaman terhadap Logical Framework Approach, peserta diharapkan mampu menyusun program penyaluran yang tidak hanya menyelesaikan permasalahan jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak perubahan yang nyata bagi mustahik. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.

Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam pelatihan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan program penyaluran zakat. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi program-program pemberdayaan di Kabupaten Banyumas sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih optimal, tepat sasaran, dan berdampak bagi masyarakat.

30/07/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Banyumas Sosialisasikan ZIS dan Program Salin Aslimas kepada ASN di lingkungan Korwilcam Purwokerto Selatan

PURWOKERTO – BAZNAS Kabupaten Banyumas menggelar Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Program Salin Aslimas di Aula Korwilcam Dinas Pendidikan Purwokerto Selatan pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 65 kepala sekolah di wilayah Korwilcam Dindik Purwokerto Selatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Korwilcam Dindik Purwokerto Selatan, Drs. Suminah, M.Pd., serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan. Dari BAZNAS Kabupaten Banyumas, sosialisasi disampaikan oleh Wakil Ketua II dan Wakil Ketua IV.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para kepala sekolah mengenai pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), sekaligus mengenalkan Program Salin Aslimas sebagai salah satu bentuk pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Banyumas.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Banyumas mengajak seluruh kepala sekolah untuk mengoptimalkan peran UPZ di masing-masing satuan pendidikan, dengan target penghimpunan ZIS diharapkan mampu melebihi 50 persen dari potensi yang ada. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan penghimpunan dana ZIS sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Selain penyampaian materi mengenai tata kelola ZIS, peserta juga mendapatkan informasi terkait Program Salin Aslimas beserta mekanisme pelaksanaannya. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi mengenai pengelolaan UPZ serta implementasi program di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan dunia pendidikan dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan umat di Kabupaten Banyumas.

30/07/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Banyumas Tingkatkan Kapasitas Pengurus UPZ Dinas/Instansi, Wujudkan UPZ Hebat, Zakat Berdampak, Umat Maslahat

BANYUMAS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas terus memperkuat kapasitas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus UPZ Dinas/Instansi BAZNAS Kabupaten Banyumas yang mengusung tema "UPZ Hebat, Zakat Berdampak, Umat Maslahat". Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Selasa (28/7/2026) di Gedung Gurinda Sarwa Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.

Sebanyak 242 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas Ketua UPZ Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kantor Kecamatan, Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Dinas Pendidikan, Kelurahan, Puskesmas dan Klinik, hingga SMP Negeri se-Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat pemahaman sekaligus menyamakan persepsi mengenai pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas atau yang mewakili, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Wahyu Adhi Fibrianto, M.A.P., serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyumas.

Peningkatan kapasitas ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para pengurus UPZ mengenai fikih zakat, regulasi pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk meningkatkan kompetensi pengurus dalam mengelola penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan dana ZIS dan DSKL sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyumas memberikan edukasi sekaligus penguatan mengenai peran strategis UPZ sebagai mitra BAZNAS dalam menghimpun dan mengelola dana zakat di lingkungan instansi masing-masing. Pengurus UPZ diharapkan mampu menjadi penggerak literasi zakat sekaligus menjalankan tata kelola yang amanah sehingga potensi zakat dapat dioptimalkan untuk kemaslahatan umat.

Adapun materi yang disampaikan dalam rapat koordinasi meliputi Fikih zakat profesi dan landasan hukum pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL); Prosedur penghimpunan ZIS pada Unit Pengumpul Zakat (UPZ); Pembantuan pentasharufan dan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT); Pelaporan pengelolaan dana ZIS dan DSKL.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap kualitas pengelolaan UPZ Dinas/Instansi semakin meningkat sehingga penghimpunan dan pengelolaan dana ZIS dapat dilakukan secara lebih optimal, akuntabel, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat. Sinergi yang kuat antara BAZNAS dan seluruh UPZ diharapkan mampu menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional serta mendukung terwujudnya kesejahteraan umat melalui program-program yang berdampak.

28/07/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Banyumas Peduli Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan
BAZNAS Banyumas Peduli Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan
BAZNAS Kabupaten Banyumas terus berkomitmen untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak oleh kekeringan karena musim kemarau berkepanjangan. Dalam upaya nyata untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, BAZNAS Banyumas menggelar kegiatan pendistribusian air bersih di dua lokasi kritis, yaitu Desa Plangkapan di Kecamatan Tambak dan Desa Selandaka di Kecamatan Sumpiuh pada 29-30 September 2023. Kegiatan ini juga merupakan respons atas surat permohonan air bersih yang diajukan oleh Pemerintah Desa setempat. Para warga di kedua desa tersebut menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, terutama untuk minum dan memasak. Mengingat kondisi cuaca yang terus mengkhawatirkan, menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mayoritas wilayah Provinsi Jawa Tengah telah mencapai status SIAGA tanpa hujan menjadikan langkah ini sangat mendesak. Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Banyumas, dengan anggotanya Ibnu dan Raga, segera bergerak cepat ke lokasi dengan membawa 10.000 liter air bersih. Mereka berupaya mendistribusikan air bersih segera kepada sekitar 1.200 penduduk di Desa Selandaka dan Plangkapan yang membutuhkan. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Banyumas melibatkan perangkat desa dan Tagana (Tanggap Bencana) untuk memastikan pendistribusian berjalan dengan baik. Sumber air berasal dari sumur bor lebeng dan bak penampungan BPBD. Koordinator Lapangan, Ibnu Hisyam, dan Pusat Data dan Logistik Operasi (PUSDALOPS) BTB Apri Hermawan, memastikan bahwa proses pendistribusian berjalan lancar dan efisien. BAZNAS Banyumas memainkan peran penting sebagai penghubung antara para muzaki (pemberi zakat) dan mustahik (penerima zakat). Bagi sahabat BAZNAS Banyumas yang ingin berkontribusi dalam upaya ini, Sahabat dapat menyalurkan zakat, infak, atau sedekah Anda melalui website Baznas Banyumas pada button Bayar Zakat Online. Mari bersama-sama menjadi bagian dari solusi untuk masyarakat yang membutuhkan.
BERITA04/10/2023 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyumas.

Lihat Daftar Rekening →