WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

BAZNAS Banyumas dan BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Desa Serang
BAZNAS Banyumas dan BAZNAS Purbalingga Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Desa Serang
Banyumas, 29 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas bersama BAZNAS Purbalingga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada penyintas bencana banjir bandang di Desa Serang, tepatnya di RT 8/RW 4, pada Rabu (29/4). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap korban terdampak bencana, salah satunya Priska Ajeng Paramita, seorang guru BK di SMPN 1 Sokaraja yang rumahnya terdampak banjir bandang hingga rata dengan tanah. Rumah sebelumnya yang berada di RT 5/RW 5 kini tidak dapat ditempati kembali karena masuk zona merah, sehingga dilakukan relokasi ke RT 8/RW 4. Dalam kegiatan tersebut, hadir Ketua BAZNAS Purbalingga H. Sudijanto, S.Sos., M.Si., serta Ketua UPZ SMPN 1 Sokaraja, Bapak Agus Widianto, S.Ag., bersama jajaran dan pihak terkait lainnya. Total peserta yang hadir dalam kegiatan ini berjumlah 15 orang. Adapun bantuan yang diberikan merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah Provinsi turut memberikan bantuan sebesar Rp15 juta, BAZNAS Banyumas sebesar Rp15 juta, dan BAZNAS Purbalingga sebesar Rp5 juta. Selain itu, Pemerintah Desa juga memberikan dukungan berupa material bangunan senilai Rp8 juta. Bantuan ini diharapkan dapat membantu proses pembangunan kembali hunian yang layak bagi korban serta memberikan semangat untuk bangkit pasca bencana. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata peran BAZNAS dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga dalam upaya kemanusiaan dan pemberdayaan umat.
29/04/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Hadirkan Z-Coffee Gratis di Fatayat Fest 2026
BAZNAS Banyumas Hadirkan Z-Coffee Gratis di Fatayat Fest 2026
Purwokerto — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas turut memeriahkan kegiatan Fatayat Fest 2026 dengan menghadirkan program Z-Coffee gratis bagi para pengunjung. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat hingga Sabtu, 24–25 April 2026, bertempat di Menara Pandang Teratai. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Banyumas menyediakan sebanyak 150 cup Z-Coffee gratis yang disambut antusias oleh para peserta yang hadir. Tidak hanya itu, BAZNAS juga membuka gerai layanan zakat, infak, dan sedekah guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan kewajiban sekaligus menumbuhkan kesadaran berbagi di tengah kehidupan sosial. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Banyumas serta keluarga besar Fatayat NU dari tingkat cabang hingga ranting se-Kabupaten Banyumas. Kehadiran BAZNAS dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap terselenggaranya Fatayat Fest 2026 yang diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai wilayah. Melalui partisipasi ini, BAZNAS Banyumas berharap dapat semakin memperkuat peran dan kehadirannya di tengah masyarakat, khususnya dalam hal sosialisasi zakat, infak, dan sedekah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai program layanan BAZNAS yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Dengan adanya kolaborasi antara BAZNAS Banyumas dan Fatayat NU, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Banyumas.
24/04/2026 | Humas
Kunjungan HMPS Mazawa UIN Saizu Purwokerto ke BAZNAS Banyumas, Perkuat Sinergi Filantropi
Kunjungan HMPS Mazawa UIN Saizu Purwokerto ke BAZNAS Banyumas, Perkuat Sinergi Filantropi
Banyumas, 22 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas menerima kunjungan dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Mazawa UIN Saizu Purwokerto dalam kegiatan bertajuk Filantropi Journey yang berlangsung di Aula BAZNAS Kabupaten Banyumas, Rabu (22/4). Kegiatan ini dihadiri oleh 17 mahasiswa HMPS Mazawa sebagai peserta. Dari pihak BAZNAS Banyumas, pimpinan diwakili oleh H. Muhamad Ridwan, S.Pd.I, M.Pd. (Wakil Ketua 1), Drs. H. Abdul Munir (Wakil Ketua 2), Drs. H. M. Tohar, M.Si. (Wakil Ketua 3) bersama Sekretaris BAZNAS Kabupaten Banyumas. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan lembaga pengelola zakat, sekaligus memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai berbagai program serta manfaat yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Banyumas bagi masyarakat. Dalam kesempatan ini, peserta mendapatkan penjelasan langsung terkait peran strategis BAZNAS dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan berdampak. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi interaktif antara mahasiswa dan pengelola BAZNAS, khususnya dalam menggali potensi kolaborasi di masa mendatang. Salah satu bentuk kerja sama yang diharapkan dapat terwujud adalah pengembangan program kreatif seperti podcast edukasi filantropi, yang melibatkan mahasiswa sebagai agen literasi zakat di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang berkelanjutan antara dunia akademik dan lembaga filantropi, sehingga dapat memperluas jangkauan edukasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya peran zakat dalam pembangunan sosial. BAZNAS Banyumas menyambut baik inisiatif dari HMPS Mazawa UIN Saizu Purwokerto dan berharap kunjungan ini menjadi langkah awal dari kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan di masa yang akan datang.
22/04/2026 | Humas

Agenda Pimpinan

BAZNAS Hadiri Sosialisasi Perubahan Struktur Organisasi RPS Sudagaran
BAZNAS Hadiri Sosialisasi Perubahan Struktur Organisasi RPS Sudagaran
Banyumas, 15 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas menghadiri kegiatan Sosialisasi Perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja yang diselenggarakan di Aula RPS Sudagaran pada Rabu (15/4). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan di bidang pelayanan sosial, di antaranya perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Banyumas, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), UIN, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto, RSUD Banyumas, BPJS Cabang Purwokerto, serta sejumlah lembaga dan instansi lainnya seperti Polsek, Koramil, Dinas Dukcapil, hingga Sentra Satria Baturraden. Turut hadir pula unsur Forkopimcam yang memperkuat dukungan lintas sektor dalam kegiatan tersebut. Sebagai bagian dari stakeholder, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran BAZNAS menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan tata kelola dan sinergi antar lembaga dalam pelayanan sosial kepada masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh OPD dan lembaga terkait mengenai perubahan struktur organisasi dan tata kerja, termasuk perubahan nomenklatur dari PPSLU Sudagaran menjadi RPS Sudagaran. Dengan adanya perubahan ini, diharapkan seluruh pihak dapat menyesuaikan mekanisme koordinasi dan meningkatkan efektivitas layanan sosial yang lebih terpadu dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 60 peserta ini berlangsung dengan lancar dan interaktif, serta menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor di wilayah Banyumas dan sekitarnya.

15-04-2026 | Humas

Pembekalan dan Pendistribusian Bantuan bagi Da’i 3T oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah
Pembekalan dan Pendistribusian Bantuan bagi Da’i 3T oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah
Semarang, 16 Februari 2026 – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Pendistribusian Bantuan bagi Da’i 3T yang bertempat di Gedung F SETDA Provinsi Jawa Tengah No. 2B Mugassari, Kota Semarang, pada Senin (16/2/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I K.H. Muhammad Ridwan, S.Pd.I., M.Pd., Wakil Ketua IV K.H. Kodir, S.H.I., M.Pd., serta Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Turut hadir pula para penerima bantuan da’i yang bertugas di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Dalam sambutannya, pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada para da’i agar semakin siap menjalankan tugas dakwah di wilayah 3T, sekaligus memastikan pendistribusian bantuan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat peran da’i sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat di daerah yang memiliki keterbatasan akses dan fasilitas. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut menghadiri kegiatan dan menyalurkan bantuan kepada dua orang da’i 3T asal Banyumas, yaitu: Gilang Romadhon, bertugas di Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas. Ahmad Iqbal Ngamar, bertugas di Desa Sawangan, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Keduanya menerima bantuan masing-masing sebesar Rp5.940.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas dakwah serta kebutuhan operasional dalam menjalankan amanah di wilayah penugasan. Melalui kegiatan ini, BAZNAS menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan dakwah di wilayah 3T sekaligus memastikan program pendayagunaan zakat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Sinergi antara BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota menjadi kunci dalam menghadirkan layanan dan pembinaan yang merata hingga ke pelosok negeri.

16-02-2026 | Humas

BAZNAS Banyumas Hadiri Peresmian LAZNAS Abulyatama Indonesia Perwakilan Jawa Tengah
BAZNAS Banyumas Hadiri Peresmian LAZNAS Abulyatama Indonesia Perwakilan Jawa Tengah
Purwokerto, 12 Februari 2026 — BAZNAS Kabupaten Banyumas menghadiri kegiatan Peresmian LAZNAS Abulyatama Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan di D’Garden Hall & Resto Purwokerto pada Kamis (12/2). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 50 tamu undangan dari berbagai unsur pemerintah dan lembaga zakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, H. Imam Buchori, S.Ag., M.Si., serta Ketua Tim Pemberdayaan Zakat, Dasiri, S.Pd.I., M.Pd. Hadir pula dari BAZNAS Kabupaten Banyumas, K.H. Drs. M. Tohar, M.Si. selaku Wakil Ketua III. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Kasi Permas Kecamatan Purwokerto Selatan, perwakilan Kelurahan Karangpucung, Ketua RW 004 Karangpucung, Ketua FOZDA Banyumas, perwakilan Yatim Mandiri, Dompet Dhuafa, CEO LAZNAS Abulyatama Indonesia, serta Ketua YAI & PPALC se-Jawa Tengah. Peresmian ini menjadi momentum penting dalam menguatkan peran LAZNAS Abulyatama Indonesia sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Jawa Tengah. Selain sebagai bentuk legalitas kelembagaan, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga zakat dalam upaya optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian ZIS secara profesional dan akuntabel. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus membangun koordinasi yang baik dengan seluruh lembaga zakat, guna memperluas dampak pemberdayaan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Banyumas dan sekitarnya. Sebagai bentuk kepedulian sosial, pada akhir acara dilakukan penyerahan santunan kepada 20 anak yatim/piatu yang diserahkan secara simbolis oleh para tamu undangan, termasuk perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Banyumas. Dengan diresmikannya LAZNAS Abulyatama Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, diharapkan ekosistem pengelolaan zakat di daerah semakin solid, kolaboratif, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.

12-02-2026 | Humas

Berita Pendistribusian

BAZNAS Kabupaten Banyumas Salurkan Santunan kepada 122 Marbot
BAZNAS Kabupaten Banyumas Salurkan Santunan kepada 122 Marbot
Banyumas, 11 Maret 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas menyalurkan santunan kepada 122 marbot masjid dan mushola dalam Program Pentasharufan Bantuan Ramadhan 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula BAZNAS Kabupaten Banyumas pada Rabu (11/3). Program ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap para marbot yang selama ini memiliki peran penting dalam menjaga, merawat, serta memakmurkan masjid dan mushola di Kabupaten Banyumas. Acara dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyumas serta para marbot penerima manfaat yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyumas. Dalam sambutannya, pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyumas menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi para marbot yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas ibadah di masjid dan mushola. Melalui program ini, BAZNAS berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan para marbot, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan ini mencapai Rp 103.700.000 yang diberikan kepada 122 marbot dari berbagai masjid dan mushola di Kabupaten Banyumas. Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari pimpinan BAZNAS Banyumas. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada perwakilan marbot, dan ditutup dengan doa bersama. Program santunan marbot ini merupakan bagian dari pentasharufan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Banyumas. Momentum Ramadhan dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat kepedulian sosial serta mendukung peran masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan umat. BAZNAS Kabupaten Banyumas terus berkomitmen untuk menyalurkan dana ZIS secara amanah, transparan, dan tepat sasaran guna meningkatkan kesejahteraan mustahik serta memperkuat pemberdayaan umat di Kabupaten Banyumas.
11/03/2026 | Humas
Penanaman Benih Melon Perdana PAC GP Ansor Purwojati
Penanaman Benih Melon Perdana PAC GP Ansor Purwojati
Purwojati, 18 Februari 2026 – BAZNAS Kabupaten Banyumas menghadiri undangan Penanaman Benih Melon Perdana yang diselenggarakan oleh GP Ansor PAC Purwojati sebagai tindak lanjut program bantuan greenhouse. Kegiatan dilaksanakan di Greenhouse Baru PAC GP Ansor Purwojati yang berlokasi di Desa Kaliwangi RT 04 RW 03, Kecamatan Purwojati, pada Rabu (18/2/2026). Acara ini turut dihadiri oleh Ketua MWC NU Kecamatan Purwojati, Komandan dan anggota GP Ansor Purwojati, serta Wakil Ketua IV K.H. Kodir, S.H.I., M.Pd. dan Sekretaris Ahmad Farisi Azis, S.Pd., M.Pd. Kegiatan diawali dengan sambutan dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan penanaman perdana sebanyak 500 benih melon di dalam greenhouse bantuan BAZNAS. Penanaman ini menjadi simbol dimulainya program budidaya melon produktif yang diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi para pemuda, khususnya di wilayah Kecamatan Purwojati. Bantuan greenhouse senilai Rp20.000.000 yang sebelumnya disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Banyumas merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat berbasis komunitas. Melalui kegiatan ini, BAZNAS melakukan monitoring sekaligus memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal, produktif, dan berkelanjutan. Dengan adanya sinergi antara BAZNAS dan GP Ansor Purwojati, diharapkan program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan lokal, tetapi juga menjadi model pemberdayaan ekonomi pemuda yang mandiri dan berdaya saing.
18/02/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Salurkan Bantuan Pengembangan Kawasan Green House Melon
BAZNAS Banyumas Salurkan Bantuan Pengembangan Kawasan Green House Melon
Sokaraja, 12 Februari 2026 — BAZNAS Kabupaten Banyumas kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pentasharufan bantuan pengembangan kawasan pertanian produktif kepada Kelompok Berkah Amerta Agung di Desa Pamijen, Kecamatan Sokaraja, pada Kamis (12/02) pukul 08.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Kepala Desa Pamijen, jajaran perangkat desa, serta anggota Kelompok Berkah Amerta Agung, dengan total peserta sebanyak 15 orang. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas menyalurkan bantuan sebesar Rp20.000.000 untuk mendukung pengembangan kawasan pertanian yang dikelola oleh Kelompok Berkah Amerta Agung. Kawasan ini tidak hanya berfokus pada budidaya green house melon, tetapi juga telah mengembangkan berbagai komoditas lainnya seperti jeruk lemon, alpukat, cabai, dan terong. Ke depan, kelompok ini juga merencanakan pengembangan sektor peternakan domba sebagai bagian dari integrasi usaha pertanian dan peternakan yang berkelanjutan. Konsep pengembangan kawasan terpadu ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas sumber pendapatan, serta memperkuat ketahanan ekonomi anggota kelompok. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendorong pemberdayaan ekonomi mustahik melalui sektor pertanian dan peternakan produktif. Dengan dukungan modal usaha tersebut, diharapkan Kelompok Berkah Amerta Agung dapat berkembang secara berkelanjutan dan menjadi contoh kawasan pertanian terpadu di wilayah Kecamatan Sokaraja. BAZNAS Kabupaten Banyumas terus berupaya menghadirkan program pemberdayaan yang tepat sasaran dan berdampak nyata, sehingga dana zakat yang ditunaikan masyarakat dapat memberikan manfaat luas bagi peningkatan kesejahteraan umat.
12/02/2026 | Humas

Artikel Terbaru

Sedekah Akhir Tahun: Menutup Lembaran dengan Kebaikan yang Bermakna
Sedekah Akhir Tahun: Menutup Lembaran dengan Kebaikan yang Bermakna
Akhir tahun menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi atas perjalanan yang telah dilalui. Selama satu tahun, berbagai aktivitas, tantangan, dan pencapaian telah dijalani. Di tengah proses tersebut, sedekah menjadi salah satu bentuk amal yang sederhana, namun memiliki dampak yang besar dan berkelanjutan. Sedekah akhir tahun tidak semata-mata dimaknai sebagai pemberian dari sisa harta yang dimiliki. Lebih dari itu, sedekah merupakan wujud rasa syukur atas nikmat kesehatan, kesempatan, dan rezeki yang telah diterima sepanjang tahun. Melalui sedekah, seseorang menyadari bahwa harta yang dimiliki bukan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan juga mengandung hak orang lain. Sering kali perhatian tertuju pada apa yang belum tercapai, sehingga luput mensyukuri apa yang telah dimiliki. Sedekah mengingatkan bahwa setiap rezeki adalah titipan yang perlu dikelola dan disalurkan dengan penuh tanggung jawab. Momentum akhir tahun menjadi waktu yang tepat untuk meninjau kembali sejauh mana kontribusi yang telah diberikan kepada sesama. Sedekah yang disalurkan melalui lembaga pengelola zakat yang profesional dan terpercaya seperti BAZNAS Kabupaten Banyumas, memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Dana sedekah dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, sedekah tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berperan dalam memperkuat kesejahteraan sosial. Menutup tahun dengan sedekah juga mencerminkan komitmen untuk memulai tahun berikutnya dengan kepedulian sosial yang lebih baik. Sedekah bukanlah pengeluaran yang mengurangi harta, melainkan bentuk investasi kebaikan yang memberikan keberkahan dan ketenangan batin. Nilai sedekah memang relatif, namun keikhlasan dalam memberi menjadi hal yang utama. Tidak perlu menunggu berlebih untuk bersedekah, karena setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi penerimanya. Pada akhirnya, keberhasilan sebuah tahun tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang telah diberikan kepada sesama. Sedekah akhir tahun menjadi salah satu cara terbaik untuk menutup lembaran tahun dengan kebaikan yang bermakna.
30/12/2025 | Humas
Peran Dana Zakat untuk Kebencanaan
Peran Dana Zakat untuk Kebencanaan
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi di dunia. Gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga erupsi gunung berapi kerap melanda berbagai daerah. Dampaknya bukan hanya kerugian materi, tetapi juga kehilangan tempat tinggal, sumber penghidupan, bahkan nyawa. Dalam kondisi seperti ini, hadirnya donasi kebencanaan menjadi sangat penting untuk membantu meringankan beban para penyintas. Namun, banyak yang masih bertanya: apakah donasi kebencanaan bisa dibantu menggunakan dana zakat? Jawabannya: bisa, dengan landasan kemanusiaan dan kebutuhan mendesak (darurat). Kenapa Dana Zakat Bisa untuk Bencana? Masuk dalam Asnaf Fakir dan Miskin Korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, pekerjaan, atau akses pangan dapat dikategorikan sebagai fakir dan miskin karena tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Dana zakat yang disalurkan untuk mereka berarti membantu mereka bertahan hidup. Bentuk Kepedulian Sesama Zakat tidak hanya ritual ibadah, tetapi juga sarana solidaritas sosial. Ketika bencana melanda, zakat berperan sebagai instrumen yang menghubungkan mereka yang mampu dengan yang terdampak. Mendukung Pemulihan Pasca Bencana Selain bantuan darurat seperti makanan, obat, dan logistik, zakat juga bisa digunakan untuk program recovery seperti pemberdayaan ekonomi penyintas, pembangunan rumah sederhana, atau dukungan pendidikan bagi anak-anak yang terdampak. Nilai Darurat dan Kemaslahatan Dalam prinsip syariat, keadaan darurat bisa menjadi alasan kuat penyaluran zakat. Menyelamatkan nyawa dan menjaga keberlangsungan hidup adalah bentuk kemaslahatan yang menjadi tujuan utama zakat. Di era sekarang, BAZNAS tidak berdiri sendiri. Lembaga amil zakat juga mengelola donasi kemanusiaan non-zakat, seperti infak dan sedekah. Sinergi ini membuat respon kebencanaan lebih cepat dan menyeluruh: zakat untuk kebutuhan dasar para penyintas, sedangkan infak dan sedekah bisa digunakan untuk program jangka panjang seperti perbaikan infrastruktur dan pembangunan fasilitas umum. Donasi kebencanaan bukan hanya bentuk empati, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial yang diamanatkan dalam ajaran agama. Dengan dukungan dana zakat, korban bencana tidak hanya menerima bantuan darurat, tetapi juga kesempatan untuk bangkit dan kembali menata kehidupan.
16/09/2025 | Humas

BAZNAS TV