WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

BAZNAS Banyumas Dukung Banyumas Mantu 2026 melalui Bantuan Modal Usaha dan Layanan Donasi Digital
BAZNAS Banyumas Dukung Banyumas Mantu 2026 melalui Bantuan Modal Usaha dan Layanan Donasi Digital
PURWOKERTO — BAZNAS Kabupaten Banyumas turut mendukung pelaksanaan Akad Nikah Banyumas Mantu dalam rangkaian kegiatan Wedding Expo dan Banyumas Mantu Tahun 2026 yang diselenggarakan di Sudirman Hall Rita Supermall Purwokerto. Kegiatan Banyumas Mantu 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan kolaboratif yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Banyumas, Rita Supermall, dan Banyumas Wedding Expo 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai iring-iringan peserta nikah massal dari Pendopo Si Panji menuju Rita Supermall Purwokerto. BAZNAS Banyumas turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut melalui dukungan program berupa bantuan modal usaha senilai Rp12.500.000 untuk 25 pasangan peserta Banyumas Mantu. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan bagi pasangan penerima dalam mengembangkan usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. Selain dukungan bantuan modal usaha, BAZNAS Banyumas juga menghadirkan gerai layanan donasi digital di lokasi kegiatan. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah dengan lebih mudah melalui platform digital BAZNAS Banyumas. Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut melalui website baznasbanyumas.com, kemudian memilih layanan zakat, infak, atau sedekah dan mengikuti proses pembayaran yang tersedia. Kehadiran BAZNAS Banyumas dalam Banyumas Mantu 2026 juga tidak hanya melalui dukungan program dan layanan donasi. BAZNAS Banyumas turut berpartisipasi dalam rangkaian acara melalui talkshow yang akan mengangkat topik seputar peran zakat dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Banyumas, Rita Supermall, dan Banyumas Wedding Expo 2026, BAZNAS Banyumas berupaya menghadirkan kontribusi yang tidak hanya mendukung pelaksanaan kegiatan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pasangan peserta Banyumas Mantu. Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Banyumas untuk terus menghadirkan program pemberdayaan sekaligus memperluas kemudahan masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
04/09/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Salurkan 30 Tangki Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan
BAZNAS Banyumas Salurkan 30 Tangki Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Kekeringan
Banyumas, 26 Agustus 2026 - BAZNAS Kabupaten Banyumas berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. Penyerahan bantuan secara simbolis dan seremonial dilaksanakan di Gedung BPBD Kabupaten Banyumas pada Rabu (26/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas diwakili oleh Wakil Ketua IV, H. Kodir, S.H.I., M.Pd., dan turut hadir Sekretaris Dinas BPBD Kabupaten Banyumas, Andi Risdianto, S.E. Pada hari yang sama, distribusi air bersih dilakukan di Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja, sebagai salah satu wilayah yang terdampak kekeringan. Dalam kolaborasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas memberikan bantuan berupa 30 tangki air bersih senilai total Rp 15.000.000, yang akan didistribusikan ke 30 titik di wilayah Kabupaten Banyumas. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan. Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Banyumas, saat ini terdapat 44 desa/kelurahan di 16 kecamatan di Kabupaten Banyumas yang terdampak kekeringan. Kondisi tersebut membutuhkan sinergi berbagai pihak agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi. Melalui kolaborasi dengan BPBD Kabupaten Banyumas, BAZNAS berupaya memastikan bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang berada di wilayah terdampak secara tepat sasaran. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Banyumas, H. Kodir, S.H.I., M.Pd., menyampaikan bahwa bantuan air bersih merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana ZIS untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di tengah kondisi kekeringan. BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadapi dampak kekeringan di wilayah Kabupaten Banyumas. BAZNAS Kabupaten Banyumas akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam merespons kebutuhan masyarakat, sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara nyata bagi masyarakat Banyumas.
26/08/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Salurkan Bantuan Rp 879,92 Juta dalam Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
BAZNAS Banyumas Salurkan Bantuan Rp 879,92 Juta dalam Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
PURWOKERTO – Upacara Pengibaran Bendera Sang Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dilaksanakan di Alun-alun Purwokerto, Senin (17/8/2026). Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh berbagai unsur peserta, di antaranya jajaran TNI dan Polri, ASN, Satpol PP Kabupaten Banyumas, PGRI, SAR BASARNAS Banyumas, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, serta pelajar. Kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Banyumas, Wakil Bupati Banyumas, unsur DPRD Kabupaten Banyumas, para veteran, camat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan persiapan dan penempatan pasukan sesuai susunan yang telah ditentukan. Selanjutnya dilaksanakan laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, pengibaran dan penghormatan Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, peringatan detik-detik Proklamasi, pembacaan Naskah Proklamasi, Pancasila, Pembukaan UUD 1945, pemberian penghargaan Satya Lencana Karya Satya, amanat Pembina Upacara, pembacaan doa, hingga rangkaian penutup. Dalam momentum peringatan kemerdekaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut berkontribusi melalui pentasharufan sejumlah program bantuan kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam menghadirkan manfaat zakat sekaligus mengisi kemerdekaan dengan kepedulian dan pemberdayaan masyarakat. Adapun bantuan yang ditasharufkan meliputi Program Beasiswa Satria kepada 46 penerima manfaat dengan total bantuan sebesar Rp534.820.000. Selanjutnya, Program Santripreneur diberikan kepada 29 penerima manfaat dengan total Rp257.100.000, serta Program Sarpras Usaha kepada 22 penerima manfaat dengan total Rp88.000.000. Selain itu, melalui program Bersama Zakat Merdeka, BAZNAS Banyumas menyalurkan bantuan kepada 97 penerima manfaat. Secara keseluruhan, total pentasharufan dalam rangka momentum tersebut mencapai Rp879.920.000. Pentasharufan ini menjadi wujud nyata peran zakat dalam mendukung pendidikan, kemandirian ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui semangat kemerdekaan, BAZNAS Banyumas terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus melanjutkan perjuangan melalui kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
18/08/2026 | Humas

Agenda Pimpinan

Ketua BAZNAS Banyumas Jadi Penanggap dalam Seminar Nasional Penyusunan RUU Pengelolaan Zakat
Ketua BAZNAS Banyumas Jadi Penanggap dalam Seminar Nasional Penyusunan RUU Pengelolaan Zakat
Purwokerto - Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Hj. Khasanatul Mufidah, S.H. menghadiri sekaligus menjadi penanggap dalam Seminar Nasional Peningkatan Partisipasi Publik yang Bermakna dalam Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengelolaan Zakat yang diselenggarakan di Hall Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Badan Keahlian DPR RI dengan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto sebagai upaya menghimpun aspirasi publik dalam penyusunan Naskah Akademik dan RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Seminar diawali dengan sambutan Kepala Badan Keahlian DPR RI, Prof. Dr. Bayu Dwi Anggoro, S.H., M.H. yang menegaskan komitmen Badan Keahlian DPR RI dalam memberikan dukungan keahlian guna memperkuat fungsi dan peran DPR RI sebagai pilar demokrasi substansial, khususnya di bidang ekonomi, keuangan, industri, pembangunan, dan kesejahteraan rakyat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Rektor UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Prof. Dr. H. Ridwan, M.Ag. yang menyampaikan apresiasi atas terjalinnya sinergi antara perguruan tinggi dan Badan Keahlian DPR RI dalam mendukung penyusunan regulasi pengelolaan zakat yang berbasis kajian akademik. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Keahlian DPR RI dengan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pusat Perancangan Undang-Undang Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Badan Keahlian DPR RI dengan Fakultas Syariah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi akademik dalam mendukung proses penyusunan peraturan perundang-undangan yang partisipatif dan berbasis kajian ilmiah. Selain seminar nasional, peserta juga mengikuti kegiatan sosialisasi bertajuk "Fasilitasi Penguatan Kapasitas Penerima Manfaat dalam Pelaksanaan Partisipasi Publik yang Bermakna untuk Fungsi DPR RI" yang disampaikan oleh Ricko Wahyudi, S.H., M.H., Plh. Kepala Pusat Perancangan Undang-Undang Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Badan Keahlian DPR RI. Seminar menghadirkan narasumber Prof. Dr. H. Ridwan, M.Ag., Prof. Dr. Achmad Siddiq, S.H., M.H.I., M.H., dan Dr. Hj. Siti Muflichah, S.H., M.H. yang membahas berbagai aspek akademik, hukum, dan implementasi pengelolaan zakat di Indonesia. Dalam sesi diskusi, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Hj. Khasanatul Mufidah, S.H. hadir sebagai penanggap bersama Prof. Dr. Hariyanto, S.H., M.Hum., Dr. Ibnu Asaddudin, S.Ag., M.Pd., Imros Rosadi, S.Sy., dan Ageng Widodo, M.A. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, lembaga pengelola zakat, dan organisasi kemasyarakatan dalam merumuskan regulasi zakat yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui forum ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas mendukung penuh penyusunan regulasi pengelolaan zakat yang lebih kuat, akuntabel, dan mampu mengoptimalkan pengelolaan zakat untuk meningkatkan kesejahteraan umat. Partisipasi aktif berbagai pihak diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang memiliki landasan akademik yang kuat sekaligus mampu menjawab tantangan pengelolaan zakat di masa mendatang.

31-07-2026 | Humas

BAZNAS Banyumas Dukung TMMD Sengkuyung Tahap II 2026, Salurkan RLHB dan 100 Paket Sembako
BAZNAS Banyumas Dukung TMMD Sengkuyung Tahap II 2026, Salurkan RLHB dan 100 Paket Sembako
Banyumas, 22 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas turut berpartisipasi dalam kegiatan Pembukaan Upacara TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Desa Telaga, Kecamatan Gumelar, Rabu (22/4). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Banyumas, Forkopimda, Kodim, Polresta, serta unsur TNI, pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat setempat. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Banyumas diwakili oleh Wakil Ketua IV, K.H. Kodir, S.H.I., M.Pd. Kehadiran BAZNAS Banyumas merupakan bentuk dukungan terhadap program TMMD yang bertujuan mempercepat pembangunan serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan. Sebagai wujud nyata kontribusi, BAZNAS Banyumas menyalurkan bantuan berupa Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) sebanyak 1 unit serta 100 paket sembako kepada masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan hunian yang lebih layak. Partisipasi BAZNAS Banyumas dalam kegiatan TMMD ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara lembaga filantropi, pemerintah, dan TNI dalam membangun desa serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui kolaborasi ini, diharapkan program pembangunan yang dilaksanakan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Banyumas, khususnya di wilayah Kecamatan Gumelar.

22-04-2026 | Humas

BAZNAS Hadiri Sosialisasi Perubahan Struktur Organisasi RPS Sudagaran
BAZNAS Hadiri Sosialisasi Perubahan Struktur Organisasi RPS Sudagaran
Banyumas, 15 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas menghadiri kegiatan Sosialisasi Perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja yang diselenggarakan di Aula RPS Sudagaran pada Rabu (15/4). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan di bidang pelayanan sosial, di antaranya perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Banyumas, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), UIN, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto, RSUD Banyumas, BPJS Cabang Purwokerto, serta sejumlah lembaga dan instansi lainnya seperti Polsek, Koramil, Dinas Dukcapil, hingga Sentra Satria Baturraden. Turut hadir pula unsur Forkopimcam yang memperkuat dukungan lintas sektor dalam kegiatan tersebut. Sebagai bagian dari stakeholder, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran BAZNAS menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan tata kelola dan sinergi antar lembaga dalam pelayanan sosial kepada masyarakat. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh OPD dan lembaga terkait mengenai perubahan struktur organisasi dan tata kerja, termasuk perubahan nomenklatur dari PPSLU Sudagaran menjadi RPS Sudagaran. Dengan adanya perubahan ini, diharapkan seluruh pihak dapat menyesuaikan mekanisme koordinasi dan meningkatkan efektivitas layanan sosial yang lebih terpadu dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 60 peserta ini berlangsung dengan lancar dan interaktif, serta menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor di wilayah Banyumas dan sekitarnya.

15-04-2026 | Humas

Berita Pendistribusian

BAZNAS Banyumas Salurkan Bantuan Infrastruktur Pendidikan kepada 220 Anak
BAZNAS Banyumas Salurkan Bantuan Infrastruktur Pendidikan kepada 220 Anak
Purwokerto - BAZNAS Kabupaten Banyumas kembali menyalurkan bantuan kepada para mustahik melalui kegiatan Pentasharufan Bantuan Infrastruktur Pendidikan bagi Siswa di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas yang diselenggarakan pada Rabu (15/7/2026) di Aula Gedung Gurinda Sarwa Mandala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Wahyu Adhi Fibrianto, S.STP., M.A.P., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, bersama jajaran Dinas Pendidikan serta perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Banyumas. Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Muharram yang bertujuan memberikan dukungan kepada anak-anak yatim agar tetap semangat dalam menempuh pendidikan. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas mentasharufkan bantuan senilai Rp110.000.000 kepada 220 mustahik yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan. Sebanyak 220 penerima manfaat terdiri atas 55 anak jenjang PAUD/TK, 55 siswa Sekolah Dasar (SD), 55 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 55 peserta didik program Kesetaraan. Masing-masing anak menerima bantuan senilai Rp500.000 yang terdiri dari uang tunai sebesar Rp300.000 serta bantuan infrastruktur pendidikan senilai Rp200.000. Bantuan infrastruktur pendidikan disesuaikan dengan kebutuhan setiap jenjang. Anak-anak PAUD/TK menerima perlengkapan berupa buku dan krayon, sedangkan siswa SD, SMP, dan program Kesetaraan menerima bantuan buku sebagai penunjang kegiatan belajar. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga mustahik sekaligus meningkatkan semangat belajar anak-anak penerima manfaat. Penyaluran bantuan ini juga menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim pada momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. BAZNAS Kabupaten Banyumas terus berkomitmen menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
15/07/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Dukung TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 dengan Salurkan RLHB dan 1
BAZNAS Banyumas Dukung TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 dengan Salurkan RLHB dan 1
Lumbir - BAZNAS Kabupaten Banyumas turut menghadiri Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan pada Rabu (15/7/2026) di Lapangan Desa Cirahab, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas. Kehadiran BAZNAS menjadi wujud komitmen dalam mendukung sinergi pembangunan desa bersama Pemerintah Kabupaten Banyumas dan TNI. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Banyumas beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Banyumas, unsur TNI, Forkopimda, pemerintah kecamatan dan desa, serta ratusan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Banyumas diwakili oleh Wakil Ketua IV, K.H. Kodir, S.H.I., M.Pd., yang turut mengikuti rangkaian upacara pembukaan TMMD. Melalui momentum tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas menyalurkan bantuan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program TMMD sekaligus kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan berupa 1 unit Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) serta 100 paket sembako yang diperuntukkan bagi masyarakat dhuafa di wilayah pelaksanaan TMMD. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Kabupaten Banyumas, dan TNI diharapkan mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan. Program TMMD Sengkuyung sendiri merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan, baik fisik maupun nonfisik, di wilayah pedesaan. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kabupaten Banyumas, menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap manfaat program tidak hanya dirasakan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar serta penyediaan hunian yang layak. Ke depan, BAZNAS akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan program-program kemaslahatan yang berdampak luas bagi masyarakat Banyumas.
15/07/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Banyumas Dukung Pelatihan Budidaya Maggot BSF
BAZNAS Kabupaten Banyumas Dukung Pelatihan Budidaya Maggot BSF
Baturraden, 3 Juli 2026 - BAZNAS Kabupaten Banyumas turut mendukung penyelenggaraan Pelatihan Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) yang dilaksanakan pada Jumat (3/7/2026) di Gedung BLK Karang Tengah, Baturraden. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Banyumas beserta para peserta pelatihan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik menjadi produk yang bernilai ekonomi melalui budidaya maggot BSF. Selain menjadi solusi pengurangan sampah, budidaya maggot juga memiliki potensi sebagai sumber pakan ternak yang bernilai jual sehingga dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat, BAZNAS Kabupaten Banyumas memberikan bantuan sebesar Rp 15.000.000 untuk mendukung pelaksanaan program budidaya maggot BSF. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pengadaan sarana dan prasarana serta pengembangan kegiatan agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para peserta. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai teknik budidaya maggot BSF, pengelolaan sampah organik, perawatan, hingga pemanfaatan hasil budidaya sebagai produk yang memiliki nilai ekonomis. Pelatihan berlangsung dengan antusias, disertai sesi diskusi dan praktik sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif. Melalui dukungan terhadap program ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap lahir lebih banyak masyarakat yang mampu mengubah sampah menjadi sumber penghasilan. Sinergi dengan berbagai pihak diharapkan terus terjalin untuk mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan yang berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
03/07/2026 | Humas

Artikel Terbaru

Sedekah Akhir Tahun: Menutup Lembaran dengan Kebaikan yang Bermakna
Sedekah Akhir Tahun: Menutup Lembaran dengan Kebaikan yang Bermakna
Akhir tahun menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi atas perjalanan yang telah dilalui. Selama satu tahun, berbagai aktivitas, tantangan, dan pencapaian telah dijalani. Di tengah proses tersebut, sedekah menjadi salah satu bentuk amal yang sederhana, namun memiliki dampak yang besar dan berkelanjutan. Sedekah akhir tahun tidak semata-mata dimaknai sebagai pemberian dari sisa harta yang dimiliki. Lebih dari itu, sedekah merupakan wujud rasa syukur atas nikmat kesehatan, kesempatan, dan rezeki yang telah diterima sepanjang tahun. Melalui sedekah, seseorang menyadari bahwa harta yang dimiliki bukan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan juga mengandung hak orang lain. Sering kali perhatian tertuju pada apa yang belum tercapai, sehingga luput mensyukuri apa yang telah dimiliki. Sedekah mengingatkan bahwa setiap rezeki adalah titipan yang perlu dikelola dan disalurkan dengan penuh tanggung jawab. Momentum akhir tahun menjadi waktu yang tepat untuk meninjau kembali sejauh mana kontribusi yang telah diberikan kepada sesama. Sedekah yang disalurkan melalui lembaga pengelola zakat yang profesional dan terpercaya seperti BAZNAS Kabupaten Banyumas, memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Dana sedekah dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, sedekah tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berperan dalam memperkuat kesejahteraan sosial. Menutup tahun dengan sedekah juga mencerminkan komitmen untuk memulai tahun berikutnya dengan kepedulian sosial yang lebih baik. Sedekah bukanlah pengeluaran yang mengurangi harta, melainkan bentuk investasi kebaikan yang memberikan keberkahan dan ketenangan batin. Nilai sedekah memang relatif, namun keikhlasan dalam memberi menjadi hal yang utama. Tidak perlu menunggu berlebih untuk bersedekah, karena setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi penerimanya. Pada akhirnya, keberhasilan sebuah tahun tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang telah diberikan kepada sesama. Sedekah akhir tahun menjadi salah satu cara terbaik untuk menutup lembaran tahun dengan kebaikan yang bermakna.
30/12/2025 | Humas
Peran Dana Zakat untuk Kebencanaan
Peran Dana Zakat untuk Kebencanaan
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi di dunia. Gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga erupsi gunung berapi kerap melanda berbagai daerah. Dampaknya bukan hanya kerugian materi, tetapi juga kehilangan tempat tinggal, sumber penghidupan, bahkan nyawa. Dalam kondisi seperti ini, hadirnya donasi kebencanaan menjadi sangat penting untuk membantu meringankan beban para penyintas. Namun, banyak yang masih bertanya: apakah donasi kebencanaan bisa dibantu menggunakan dana zakat? Jawabannya: bisa, dengan landasan kemanusiaan dan kebutuhan mendesak (darurat). Kenapa Dana Zakat Bisa untuk Bencana? Masuk dalam Asnaf Fakir dan Miskin Korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, pekerjaan, atau akses pangan dapat dikategorikan sebagai fakir dan miskin karena tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Dana zakat yang disalurkan untuk mereka berarti membantu mereka bertahan hidup. Bentuk Kepedulian Sesama Zakat tidak hanya ritual ibadah, tetapi juga sarana solidaritas sosial. Ketika bencana melanda, zakat berperan sebagai instrumen yang menghubungkan mereka yang mampu dengan yang terdampak. Mendukung Pemulihan Pasca Bencana Selain bantuan darurat seperti makanan, obat, dan logistik, zakat juga bisa digunakan untuk program recovery seperti pemberdayaan ekonomi penyintas, pembangunan rumah sederhana, atau dukungan pendidikan bagi anak-anak yang terdampak. Nilai Darurat dan Kemaslahatan Dalam prinsip syariat, keadaan darurat bisa menjadi alasan kuat penyaluran zakat. Menyelamatkan nyawa dan menjaga keberlangsungan hidup adalah bentuk kemaslahatan yang menjadi tujuan utama zakat. Di era sekarang, BAZNAS tidak berdiri sendiri. Lembaga amil zakat juga mengelola donasi kemanusiaan non-zakat, seperti infak dan sedekah. Sinergi ini membuat respon kebencanaan lebih cepat dan menyeluruh: zakat untuk kebutuhan dasar para penyintas, sedangkan infak dan sedekah bisa digunakan untuk program jangka panjang seperti perbaikan infrastruktur dan pembangunan fasilitas umum. Donasi kebencanaan bukan hanya bentuk empati, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial yang diamanatkan dalam ajaran agama. Dengan dukungan dana zakat, korban bencana tidak hanya menerima bantuan darurat, tetapi juga kesempatan untuk bangkit dan kembali menata kehidupan.
16/09/2025 | Humas

BAZNAS TV