Berita Terkini
BTB Goes to School Edukasi Anak PAUD tentang Pentingnya Berbagi Sejak Dini
Kalibagor - BAZNAS Kabupaten Banyumas kembali melaksanakan kegiatan edukasi melalui program BTB Goes to School yang diselenggarakan di PAUD Mugi Rahayu, Kecamatan Kalibagor, pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta yang terdiri dari anak-anak PAUD beserta guru pendamping.
Program BTB Goes to School bertujuan memberikan edukasi dan informasi sejak dini kepada anak-anak mengenai pentingnya berbagi, peduli terhadap sesama, serta menumbuhkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, guru pendamping juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membiasakan karakter kepedulian sosial kepada peserta didik sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berupaya menanamkan budaya berbagi kepada generasi muda sebagai bagian dari pendidikan karakter. Edukasi sejak usia dini diharapkan mampu membentuk pribadi yang memiliki empati, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan. Materi disampaikan menggunakan pendekatan yang sesuai dengan usia anak, sehingga peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan antusias. Anak-anak terlihat aktif berpartisipasi dalam berbagai aktivitas edukatif yang diberikan.
Melalui program BTB Goes to School, BAZNAS Kabupaten Banyumas terus berkomitmen memperluas edukasi tentang nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai investasi karakter untuk mewujudkan masyarakat yang lebih peduli, berakhlak, dan saling membantu.
04/08/2026 | Humas
Tingkatkan Kompetensi Amil, BAZNAS Banyumas Ikuti Pelatihan Perencanaan dan Monitoring Evaluasi Program Penyaluran
Jakarta Timur - BAZNAS Kabupaten Banyumas mengikuti Pelatihan Perencanaan dan Monitoring Evaluasi (Monev) Program Penyaluran yang diselenggarakan di BAZNAS Institute, Jakarta Timur, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas amil agar mampu merancang dan mengevaluasi program penyaluran zakat secara lebih terarah, efektif, dan berdampak.
Pelatihan diikuti oleh 25 peserta dari berbagai BAZNAS daerah dan menghadirkan Ir. Nana Mintarti, M.P., Pimpinan BAZNAS RI Periode 2015–2020, sebagai instruktur utama. Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pendampingan mengenai proses perencanaan program penyaluran hingga pelaksanaan monitoring dan evaluasi sebagai bagian dari siklus pengelolaan program yang berorientasi pada hasil.
Materi yang disampaikan mencakup tahapan mengidentifikasi permasalahan, menganalisis akar masalah, merumuskan tujuan dan hasil yang ingin dicapai, serta menyusun perencanaan program menggunakan pendekatan Logical Framework Approach (LFA). Pendekatan ini merupakan metode sistematis yang digunakan untuk merancang, melaksanakan, memonitor, dan mengevaluasi program berbasis hasil sehingga setiap kegiatan memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan terukur.
Melalui pemahaman terhadap Logical Framework Approach, peserta diharapkan mampu menyusun program penyaluran yang tidak hanya menyelesaikan permasalahan jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak perubahan yang nyata bagi mustahik. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.
Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam pelatihan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan program penyaluran zakat. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi program-program pemberdayaan di Kabupaten Banyumas sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih optimal, tepat sasaran, dan berdampak bagi masyarakat.
30/07/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Sosialisasikan ZIS dan Program Salin Aslimas kepada ASN di lingkungan Korwilcam Purwokerto Selatan
PURWOKERTO – BAZNAS Kabupaten Banyumas menggelar Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Program Salin Aslimas di Aula Korwilcam Dinas Pendidikan Purwokerto Selatan pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 65 kepala sekolah di wilayah Korwilcam Dindik Purwokerto Selatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Korwilcam Dindik Purwokerto Selatan, Drs. Suminah, M.Pd., serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan. Dari BAZNAS Kabupaten Banyumas, sosialisasi disampaikan oleh Wakil Ketua II dan Wakil Ketua IV.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para kepala sekolah mengenai pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), sekaligus mengenalkan Program Salin Aslimas sebagai salah satu bentuk pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Banyumas.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Banyumas mengajak seluruh kepala sekolah untuk mengoptimalkan peran UPZ di masing-masing satuan pendidikan, dengan target penghimpunan ZIS diharapkan mampu melebihi 50 persen dari potensi yang ada. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan penghimpunan dana ZIS sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Selain penyampaian materi mengenai tata kelola ZIS, peserta juga mendapatkan informasi terkait Program Salin Aslimas beserta mekanisme pelaksanaannya. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi mengenai pengelolaan UPZ serta implementasi program di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan dunia pendidikan dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan umat di Kabupaten Banyumas.
30/07/2026 | Humas
Agenda Pimpinan

BAZNAS Banyumas Dukung TMMD Sengkuyung Tahap II 2026, Salurkan RLHB dan 100 Paket Sembako
Banyumas, 22 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas turut berpartisipasi dalam kegiatan Pembukaan Upacara TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Desa Telaga, Kecamatan Gumelar, Rabu (22/4).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Banyumas, Forkopimda, Kodim, Polresta, serta unsur TNI, pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Banyumas diwakili oleh Wakil Ketua IV, K.H. Kodir, S.H.I., M.Pd. Kehadiran BAZNAS Banyumas merupakan bentuk dukungan terhadap program TMMD yang bertujuan mempercepat pembangunan serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat di wilayah pedesaan.
Sebagai wujud nyata kontribusi, BAZNAS Banyumas menyalurkan bantuan berupa Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) sebanyak 1 unit serta 100 paket sembako kepada masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan hunian yang lebih layak.
Partisipasi BAZNAS Banyumas dalam kegiatan TMMD ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara lembaga filantropi, pemerintah, dan TNI dalam membangun desa serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan program pembangunan yang dilaksanakan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Banyumas, khususnya di wilayah Kecamatan Gumelar.
22-04-2026 | Humas

BAZNAS Hadiri Sosialisasi Perubahan Struktur Organisasi RPS Sudagaran
Banyumas, 15 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas menghadiri kegiatan Sosialisasi Perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja yang diselenggarakan di Aula RPS Sudagaran pada Rabu (15/4).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan di bidang pelayanan sosial, di antaranya perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Banyumas, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), UIN, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto, RSUD Banyumas, BPJS Cabang Purwokerto, serta sejumlah lembaga dan instansi lainnya seperti Polsek, Koramil, Dinas Dukcapil, hingga Sentra Satria Baturraden. Turut hadir pula unsur Forkopimcam yang memperkuat dukungan lintas sektor dalam kegiatan tersebut.
Sebagai bagian dari stakeholder, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran BAZNAS menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan tata kelola dan sinergi antar lembaga dalam pelayanan sosial kepada masyarakat.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh OPD dan lembaga terkait mengenai perubahan struktur organisasi dan tata kerja, termasuk perubahan nomenklatur dari PPSLU Sudagaran menjadi RPS Sudagaran.
Dengan adanya perubahan ini, diharapkan seluruh pihak dapat menyesuaikan mekanisme koordinasi dan meningkatkan efektivitas layanan sosial yang lebih terpadu dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 60 peserta ini berlangsung dengan lancar dan interaktif, serta menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor di wilayah Banyumas dan sekitarnya.
15-04-2026 | Humas

Pembekalan dan Pendistribusian Bantuan bagi Da’i 3T oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah
Semarang, 16 Februari 2026 – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Pendistribusian Bantuan bagi Da’i 3T yang bertempat di Gedung F SETDA Provinsi Jawa Tengah No. 2B Mugassari, Kota Semarang, pada Senin (16/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I K.H. Muhammad Ridwan, S.Pd.I., M.Pd., Wakil Ketua IV K.H. Kodir, S.H.I., M.Pd., serta Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Turut hadir pula para penerima bantuan da’i yang bertugas di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Dalam sambutannya, pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada para da’i agar semakin siap menjalankan tugas dakwah di wilayah 3T, sekaligus memastikan pendistribusian bantuan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat peran da’i sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat di daerah yang memiliki keterbatasan akses dan fasilitas.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut menghadiri kegiatan dan menyalurkan bantuan kepada dua orang da’i 3T asal Banyumas, yaitu:
Gilang Romadhon, bertugas di Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas.
Ahmad Iqbal Ngamar, bertugas di Desa Sawangan, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.
Keduanya menerima bantuan masing-masing sebesar Rp5.940.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas dakwah serta kebutuhan operasional dalam menjalankan amanah di wilayah penugasan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan dakwah di wilayah 3T sekaligus memastikan program pendayagunaan zakat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Sinergi antara BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota menjadi kunci dalam menghadirkan layanan dan pembinaan yang merata hingga ke pelosok negeri.
16-02-2026 | Humas
Berita Pendistribusian

BAZNAS Banyumas Salurkan Bantuan Infrastruktur Pendidikan kepada 220 Anak
Purwokerto - BAZNAS Kabupaten Banyumas kembali menyalurkan bantuan kepada para mustahik melalui kegiatan Pentasharufan Bantuan Infrastruktur Pendidikan bagi Siswa di Lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas yang diselenggarakan pada Rabu (15/7/2026) di Aula Gedung Gurinda Sarwa Mandala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Wahyu Adhi Fibrianto, S.STP., M.A.P., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, bersama jajaran Dinas Pendidikan serta perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Banyumas.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Muharram yang bertujuan memberikan dukungan kepada anak-anak yatim agar tetap semangat dalam menempuh pendidikan. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas mentasharufkan bantuan senilai Rp110.000.000 kepada 220 mustahik yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan.
Sebanyak 220 penerima manfaat terdiri atas 55 anak jenjang PAUD/TK, 55 siswa Sekolah Dasar (SD), 55 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 55 peserta didik program Kesetaraan. Masing-masing anak menerima bantuan senilai Rp500.000 yang terdiri dari uang tunai sebesar Rp300.000 serta bantuan infrastruktur pendidikan senilai Rp200.000.
Bantuan infrastruktur pendidikan disesuaikan dengan kebutuhan setiap jenjang. Anak-anak PAUD/TK menerima perlengkapan berupa buku dan krayon, sedangkan siswa SD, SMP, dan program Kesetaraan menerima bantuan buku sebagai penunjang kegiatan belajar.
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga mustahik sekaligus meningkatkan semangat belajar anak-anak penerima manfaat. Penyaluran bantuan ini juga menjadi wujud komitmen BAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim pada momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
BAZNAS Kabupaten Banyumas terus berkomitmen menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara amanah, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
15/07/2026 | Humas

BAZNAS Banyumas Dukung TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 dengan Salurkan RLHB dan 1
Lumbir - BAZNAS Kabupaten Banyumas turut menghadiri Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan pada Rabu (15/7/2026) di Lapangan Desa Cirahab, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas. Kehadiran BAZNAS menjadi wujud komitmen dalam mendukung sinergi pembangunan desa bersama Pemerintah Kabupaten Banyumas dan TNI.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Banyumas beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Banyumas, unsur TNI, Forkopimda, pemerintah kecamatan dan desa, serta ratusan masyarakat. BAZNAS Kabupaten Banyumas diwakili oleh Wakil Ketua IV, K.H. Kodir, S.H.I., M.Pd., yang turut mengikuti rangkaian upacara pembukaan TMMD.
Melalui momentum tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas menyalurkan bantuan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program TMMD sekaligus kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan berupa 1 unit Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) serta 100 paket sembako yang diperuntukkan bagi masyarakat dhuafa di wilayah pelaksanaan TMMD.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Kabupaten Banyumas, dan TNI diharapkan mampu mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.
Program TMMD Sengkuyung sendiri merupakan wujud kemanunggalan TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan, baik fisik maupun nonfisik, di wilayah pedesaan. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kabupaten Banyumas, menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap manfaat program tidak hanya dirasakan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar serta penyediaan hunian yang layak. Ke depan, BAZNAS akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan program-program kemaslahatan yang berdampak luas bagi masyarakat Banyumas.
15/07/2026 | Humas

BAZNAS Kabupaten Banyumas Dukung Pelatihan Budidaya Maggot BSF
Baturraden, 3 Juli 2026 - BAZNAS Kabupaten Banyumas turut mendukung penyelenggaraan Pelatihan Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) yang dilaksanakan pada Jumat (3/7/2026) di Gedung BLK Karang Tengah, Baturraden. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Banyumas beserta para peserta pelatihan.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik menjadi produk yang bernilai ekonomi melalui budidaya maggot BSF. Selain menjadi solusi pengurangan sampah, budidaya maggot juga memiliki potensi sebagai sumber pakan ternak yang bernilai jual sehingga dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat, BAZNAS Kabupaten Banyumas memberikan bantuan sebesar Rp 15.000.000 untuk mendukung pelaksanaan program budidaya maggot BSF. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pengadaan sarana dan prasarana serta pengembangan kegiatan agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para peserta.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai teknik budidaya maggot BSF, pengelolaan sampah organik, perawatan, hingga pemanfaatan hasil budidaya sebagai produk yang memiliki nilai ekonomis. Pelatihan berlangsung dengan antusias, disertai sesi diskusi dan praktik sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Melalui dukungan terhadap program ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap lahir lebih banyak masyarakat yang mampu mengubah sampah menjadi sumber penghasilan. Sinergi dengan berbagai pihak diharapkan terus terjalin untuk mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan yang berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
03/07/2026 | Humas
Artikel Terbaru
Sedekah Akhir Tahun: Menutup Lembaran dengan Kebaikan yang Bermakna
Akhir tahun menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi atas perjalanan yang telah dilalui. Selama satu tahun, berbagai aktivitas, tantangan, dan pencapaian telah dijalani. Di tengah proses tersebut, sedekah menjadi salah satu bentuk amal yang sederhana, namun memiliki dampak yang besar dan berkelanjutan.
Sedekah akhir tahun tidak semata-mata dimaknai sebagai pemberian dari sisa harta yang dimiliki. Lebih dari itu, sedekah merupakan wujud rasa syukur atas nikmat kesehatan, kesempatan, dan rezeki yang telah diterima sepanjang tahun. Melalui sedekah, seseorang menyadari bahwa harta yang dimiliki bukan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan juga mengandung hak orang lain.
Sering kali perhatian tertuju pada apa yang belum tercapai, sehingga luput mensyukuri apa yang telah dimiliki. Sedekah mengingatkan bahwa setiap rezeki adalah titipan yang perlu dikelola dan disalurkan dengan penuh tanggung jawab. Momentum akhir tahun menjadi waktu yang tepat untuk meninjau kembali sejauh mana kontribusi yang telah diberikan kepada sesama.
Sedekah yang disalurkan melalui lembaga pengelola zakat yang profesional dan terpercaya seperti BAZNAS Kabupaten Banyumas, memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Dana sedekah dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, sedekah tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berperan dalam memperkuat kesejahteraan sosial.
Menutup tahun dengan sedekah juga mencerminkan komitmen untuk memulai tahun berikutnya dengan kepedulian sosial yang lebih baik. Sedekah bukanlah pengeluaran yang mengurangi harta, melainkan bentuk investasi kebaikan yang memberikan keberkahan dan ketenangan batin.
Nilai sedekah memang relatif, namun keikhlasan dalam memberi menjadi hal yang utama. Tidak perlu menunggu berlebih untuk bersedekah, karena setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi penerimanya.
Pada akhirnya, keberhasilan sebuah tahun tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang telah diberikan kepada sesama. Sedekah akhir tahun menjadi salah satu cara terbaik untuk menutup lembaran tahun dengan kebaikan yang bermakna.
30/12/2025 | Humas
Peran Dana Zakat untuk Kebencanaan
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi di dunia. Gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga erupsi gunung berapi kerap melanda berbagai daerah. Dampaknya bukan hanya kerugian materi, tetapi juga kehilangan tempat tinggal, sumber penghidupan, bahkan nyawa. Dalam kondisi seperti ini, hadirnya donasi kebencanaan menjadi sangat penting untuk membantu meringankan beban para penyintas.
Namun, banyak yang masih bertanya: apakah donasi kebencanaan bisa dibantu menggunakan dana zakat? Jawabannya: bisa, dengan landasan kemanusiaan dan kebutuhan mendesak (darurat).
Kenapa Dana Zakat Bisa untuk Bencana?
Masuk dalam Asnaf Fakir dan Miskin
Korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, pekerjaan, atau akses pangan dapat dikategorikan sebagai fakir dan miskin karena tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Dana zakat yang disalurkan untuk mereka berarti membantu mereka bertahan hidup.
Bentuk Kepedulian Sesama
Zakat tidak hanya ritual ibadah, tetapi juga sarana solidaritas sosial. Ketika bencana melanda, zakat berperan sebagai instrumen yang menghubungkan mereka yang mampu dengan yang terdampak.
Mendukung Pemulihan Pasca Bencana
Selain bantuan darurat seperti makanan, obat, dan logistik, zakat juga bisa digunakan untuk program recovery seperti pemberdayaan ekonomi penyintas, pembangunan rumah sederhana, atau dukungan pendidikan bagi anak-anak yang terdampak.
Nilai Darurat dan Kemaslahatan
Dalam prinsip syariat, keadaan darurat bisa menjadi alasan kuat penyaluran zakat. Menyelamatkan nyawa dan menjaga keberlangsungan hidup adalah bentuk kemaslahatan yang menjadi tujuan utama zakat.
Di era sekarang, BAZNAS tidak berdiri sendiri. Lembaga amil zakat juga mengelola donasi kemanusiaan non-zakat, seperti infak dan sedekah. Sinergi ini membuat respon kebencanaan lebih cepat dan menyeluruh: zakat untuk kebutuhan dasar para penyintas, sedangkan infak dan sedekah bisa digunakan untuk program jangka panjang seperti perbaikan infrastruktur dan pembangunan fasilitas umum.
Donasi kebencanaan bukan hanya bentuk empati, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial yang diamanatkan dalam ajaran agama. Dengan dukungan dana zakat, korban bencana tidak hanya menerima bantuan darurat, tetapi juga kesempatan untuk bangkit dan kembali menata kehidupan.
16/09/2025 | Humas
BAZNAS TV
RUMAH SINGGAH BAZNAS BANYUMAS - SLEMAN YOGYAKARTA
Penulis: Humas
LAUNCHING ZCORNER - PUSAT KULINER HALAL BANYUMAS
Penulis: Humas














