Berita Terkini
BAZNAS Banyumas Luncurkan Program Z-Mart untuk Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Mustahik
Banyumas, 10 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas melaksanakan kegiatan Peluncuran Program Pemberdayaan Ekonomi Z-Mart yang bertempat di Rest Area Masjid Serayu Tumiyang, Kecamatan Kebasen, pada Rabu (10/6/2026). Program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi mustahik guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan usaha mikro berbasis komunitas.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tamu undangan penting, di antaranya Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Drs. H.M. Zain Yusuf, MM, yang hadir mewakili Ketua BAZNAS RI. Turut hadir pula Drs. Nungky Harry Rachmat, M.Si. yang mewakili Bupati Banyumas.
Peluncuran Program Z-Mart menjadi momentum penting dalam mendukung penguatan ekonomi umat melalui pemanfaatan dana zakat yang produktif. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam upaya menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik melalui pengembangan usaha ritel berbasis komunitas.
Pada tahun 2026, Program Z-Mart di Kabupaten Banyumas direalisasikan melalui bantuan senilai Rp 800.000.000 yang diperuntukkan bagi 100 titik Z-Mart. Dari jumlah tersebut, 30 titik merupakan bantuan dari BAZNAS RI, sedangkan 70 titik lainnya didukung oleh BAZNAS Kabupaten Banyumas. Bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas usaha penerima manfaat sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
Kegiatan launching dihadiri oleh sekitar 30 penerima manfaat yang akan menjadi bagian dari program pemberdayaan tersebut. Para peserta mendapatkan arahan mengenai pengelolaan usaha, pemanfaatan bantuan secara produktif, serta komitmen untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Program Z-Mart merupakan salah satu bentuk pentasharufan zakat produktif yang bertujuan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan jangka pendek mustahik, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian ekonomi.
Dengan adanya program ini, BAZNAS berharap para penerima manfaat dapat mengembangkan usaha yang lebih maju, meningkatkan daya saing, serta secara bertahap bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki.
Melalui sinergi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Banyumas, Program Z-Mart diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Banyumas.
10/06/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Salurkan Bantuan Sembako dan Kerahkan Tim BTB pada Apel Peringatan HUT Satpol PP, Satlinmas dan Damkar
Cilongok — BAZNAS Kabupaten Banyumas turut menghadiri Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Satpol PP, ke-64 Satlinmas, dan ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang dilaksanakan pada Kamis (21/05/2026) di Lapangan Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai momentum memperingati HUT Satpol PP, Satlinmas, serta Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung ketertiban umum, perlindungan masyarakat, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pada kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas hadir secara langsung mewakili BAZNAS. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Banyumas juga mengerahkan sebanyak 10 personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan bersama unsur lainnya.
Apel diikuti sekitar ±150 peserta yang terdiri dari pasukan BTB, security, Damkar dan rescue, Linmas Satgas, Satpol PP, serta Ketua RT. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DLH Kabupaten Banyumas, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Direktur PDAM Tirta Satria Purwokerto, Ketua PMI Kabupaten Banyumas, Ketua Relawan BHV Banyumas, Ketua Dharma Wanita Persatuan Satpol PP Kabupaten Banyumas, Forkopimcam, Kapolsek, dan Kepala Desa Sokawera.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel peringatan HUT, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bibit tanaman, penyerahan bantuan, serta donor darah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut menyalurkan bantuan paket sembako secara simbolis pada kegiatan tersebut. Partisipasi ini menjadi wujud kepedulian BAZNAS dalam mendukung masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Melalui keterlibatan BAZNAS dan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), diharapkan sinergi antarinstansi semakin kuat dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat, penanggulangan kebencanaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Banyumas.
21/05/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban Bersama Kang Jalal
Banyumas — BAZNAS Kabupaten Banyumas menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban bersama Kang Jalal (Tukang Jagal Halal) Kabupaten Banyumas pada Rabu (20/5/2026) bertempat di Gedung Gurinda Sarwamandala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.
Kegiatan ini menghadirkan Kang Jalal Kabupaten Banyumas sebagai narasumber dan instruktur utama pelatihan. Turut hadir mewakili Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, yaitu Wahyu Adhi Febrianto, S.STP., M.A.P. selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.
Pelatihan ini diikuti oleh 88 peserta dan bertujuan memberikan edukasi sekaligus hands-on practice agar peserta dapat melaksanakan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam, mulai dari pemahaman dasar, tata cara penyembelihan, hingga praktik langsung di lapangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyumas sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam pelaksanaan ibadah kurban.
Selanjutnya peserta mengikuti sesi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta praktik penyembelihan hewan kurban bersama narasumber.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat, sehingga pelaksanaan ibadah kurban di masyarakat dapat berjalan dengan baik, aman, dan sesuai ketentuan agama.
20/05/2026 | Humas
Agenda Pimpinan

BAZNAS Hadiri Sosialisasi Perubahan Struktur Organisasi RPS Sudagaran
Banyumas, 15 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas menghadiri kegiatan Sosialisasi Perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja yang diselenggarakan di Aula RPS Sudagaran pada Rabu (15/4).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan di bidang pelayanan sosial, di antaranya perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Banyumas, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), UIN, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto, RSUD Banyumas, BPJS Cabang Purwokerto, serta sejumlah lembaga dan instansi lainnya seperti Polsek, Koramil, Dinas Dukcapil, hingga Sentra Satria Baturraden. Turut hadir pula unsur Forkopimcam yang memperkuat dukungan lintas sektor dalam kegiatan tersebut.
Sebagai bagian dari stakeholder, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran BAZNAS menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan tata kelola dan sinergi antar lembaga dalam pelayanan sosial kepada masyarakat.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh OPD dan lembaga terkait mengenai perubahan struktur organisasi dan tata kerja, termasuk perubahan nomenklatur dari PPSLU Sudagaran menjadi RPS Sudagaran.
Dengan adanya perubahan ini, diharapkan seluruh pihak dapat menyesuaikan mekanisme koordinasi dan meningkatkan efektivitas layanan sosial yang lebih terpadu dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan yang diikuti oleh kurang lebih 60 peserta ini berlangsung dengan lancar dan interaktif, serta menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor di wilayah Banyumas dan sekitarnya.
15-04-2026 | Humas

Pembekalan dan Pendistribusian Bantuan bagi Da’i 3T oleh BAZNAS Provinsi Jawa Tengah
Semarang, 16 Februari 2026 – BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Pendistribusian Bantuan bagi Da’i 3T yang bertempat di Gedung F SETDA Provinsi Jawa Tengah No. 2B Mugassari, Kota Semarang, pada Senin (16/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua I K.H. Muhammad Ridwan, S.Pd.I., M.Pd., Wakil Ketua IV K.H. Kodir, S.H.I., M.Pd., serta Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Turut hadir pula para penerima bantuan da’i yang bertugas di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Dalam sambutannya, pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada para da’i agar semakin siap menjalankan tugas dakwah di wilayah 3T, sekaligus memastikan pendistribusian bantuan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat peran da’i sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat di daerah yang memiliki keterbatasan akses dan fasilitas.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut menghadiri kegiatan dan menyalurkan bantuan kepada dua orang da’i 3T asal Banyumas, yaitu:
Gilang Romadhon, bertugas di Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas.
Ahmad Iqbal Ngamar, bertugas di Desa Sawangan, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.
Keduanya menerima bantuan masing-masing sebesar Rp5.940.000. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas dakwah serta kebutuhan operasional dalam menjalankan amanah di wilayah penugasan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan dakwah di wilayah 3T sekaligus memastikan program pendayagunaan zakat memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Sinergi antara BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota menjadi kunci dalam menghadirkan layanan dan pembinaan yang merata hingga ke pelosok negeri.
16-02-2026 | Humas

BAZNAS Banyumas Hadiri Peresmian LAZNAS Abulyatama Indonesia Perwakilan Jawa Tengah
Purwokerto, 12 Februari 2026 — BAZNAS Kabupaten Banyumas menghadiri kegiatan Peresmian LAZNAS Abulyatama Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan di D’Garden Hall & Resto Purwokerto pada Kamis (12/2). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dihadiri sekitar 50 tamu undangan dari berbagai unsur pemerintah dan lembaga zakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, H. Imam Buchori, S.Ag., M.Si., serta Ketua Tim Pemberdayaan Zakat, Dasiri, S.Pd.I., M.Pd. Hadir pula dari BAZNAS Kabupaten Banyumas, K.H. Drs. M. Tohar, M.Si. selaku Wakil Ketua III.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Kasi Permas Kecamatan Purwokerto Selatan, perwakilan Kelurahan Karangpucung, Ketua RW 004 Karangpucung, Ketua FOZDA Banyumas, perwakilan Yatim Mandiri, Dompet Dhuafa, CEO LAZNAS Abulyatama Indonesia, serta Ketua YAI & PPALC se-Jawa Tengah.
Peresmian ini menjadi momentum penting dalam menguatkan peran LAZNAS Abulyatama Indonesia sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Jawa Tengah. Selain sebagai bentuk legalitas kelembagaan, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga zakat dalam upaya optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian ZIS secara profesional dan akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus membangun koordinasi yang baik dengan seluruh lembaga zakat, guna memperluas dampak pemberdayaan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Banyumas dan sekitarnya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, pada akhir acara dilakukan penyerahan santunan kepada 20 anak yatim/piatu yang diserahkan secara simbolis oleh para tamu undangan, termasuk perwakilan dari BAZNAS Kabupaten Banyumas.
Dengan diresmikannya LAZNAS Abulyatama Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, diharapkan ekosistem pengelolaan zakat di daerah semakin solid, kolaboratif, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.
12-02-2026 | Humas
Berita Pendistribusian

BAZNAS Banyumas Dukung Program TMMD Sengkuyung Tahap II melalui Bantuan RTLH
Gumelar — BAZNAS Kabupaten Banyumas turut menghadiri Upacara Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II Desa Tlaga Kecamatan Gumelar Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan pada Kamis (21/05/2026) di Lapangan Desa Tlaga, Kecamatan Gumelar.
Kegiatan penutupan ini menjadi momentum pelaporan hasil pelaksanaan program pembangunan fisik dan nonfisik yang telah dilaksanakan melalui program TMMD Sengkuyung Tahap II guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Kodim 0701 Banyumas, unsur Pemerintah Kabupaten Banyumas yang diwakili oleh Bapak Amrin, Kapolresta Banyumas, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BAZNAS Kabupaten Banyumas, Kepala Desa Tlaga, Camat Gumelar, perwakilan perbankan BUMN dan swasta, rumah sakit pemerintah, serta PMI. Kegiatan diikuti sekitar 300 peserta.
TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah pedesaan melalui semangat gotong royong. Program ini bertujuan meningkatkan pembangunan infrastruktur fisik maupun nonfisik guna mendukung kesejahteraan masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan meliputi pembangunan fisik seperti jalan, talud, dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, layanan kesehatan, wawasan kebangsaan, pertanian, pencegahan bahaya narkoba, hingga pemberdayaan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut berpartisipasi melalui bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penyaluran bantuan bahan konsumtif berupa paket sembako, serta pelaksanaan sosialisasi zakat kepada masyarakat.
Program TMMD Sengkuyung sendiri mengedepankan semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mendukung pembangunan dan pengentasan kemiskinan, khususnya di wilayah pedesaan.
Keterlibatan BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam kegiatan ini menjadi wujud sinergi dan komitmen dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kualitas hunian, penguatan ketahanan sosial, serta edukasi zakat sebagai instrumen kesejahteraan masyarakat.
21/05/2026 | Humas

BAZNAS Banyumas Bersama RMI Banyumas dan BAZNAS Jateng Gelar Pelatihan Z-Barber
Banyumas – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas bersama RMI Banyumas berkolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Pelatihan Z-Barbershop bagi mustahik produktif se-Kabupaten Banyumas di Pondok Pesantren Al Falah Mangunsari Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Selasa (19/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan ekonomi mustahik melalui peningkatan keterampilan pangkas rambut profesional dan akan berlangsung selama empat hari ke depan.
Pelatihan diikuti oleh 80 peserta yang berasal dari santri berbagai pondok pesantren di Kabupaten Banyumas dan masyarakat umum. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali keterampilan barbershop serta pengetahuan digital marketing sebagai bekal membangun usaha mandiri dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Banyumas Gatot Eko Purwadi, S.E. yang mewakili Bupati Banyumas. Hadir pula Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Dr. K.H. Ahmad Darodji, M.Si., Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Tengah Drs. K.H. M. Zain Yusuf, M.M., Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah K.H. Ahmad Shobri, jajaran BAZNAS Kabupaten Banyumas, RMI Banyumas, instruktur, panitia, serta peserta pelatihan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, laporan kegiatan, sambutan dari Pemerintah Kabupaten Banyumas yang diwakili Kepala Dinkopumkm dan Perdagangan Kabupaten Banyumas, sambutan Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah sekaligus membuka secara resmi kegiatan pelatihan, penyematan tanda peserta secara simbolis, doa, dan penutupan.
Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi Peran Zakat dalam Pengentasan Kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah, pelaksanaan pretest, pengarahan instruktur, materi dan praktik digital marketing, serta praktik keterampilan barbershop yang akan dilaksanakan selama masa pelatihan.
Program Z-Barbershop ini merupakan bentuk implementasi program pemberdayaan ekonomi mustahik yang dijalankan BAZNAS melalui peningkatan keterampilan produktif, pengentasan kemiskinan, dan penciptaan peluang usaha baru. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk penguatan kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Banyumas, BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, dan RMI Banyumas dalam menghadirkan program pemberdayaan yang berdampak bagi masyarakat.
Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta mampu mengembangkan keterampilan yang dimiliki menjadi usaha mandiri sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi di masa mendatang.
19/05/2026 | Humas

BAZNAS Banyumas Gelar Penyerahan Simbolis Bantuan RLHB untuk Mustahik
BAZNAS Kabupaten Banyumas menggelar Kegiatan Simbolis Penyerahan Bantuan Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) pada Kamis, 7 Mei 2026, bertempat di Ruang Joko Kaiman mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tamu penting, di antaranya Bupati Banyumas, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Dinperkim), serta para camat, lurah, dan kepala desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Banyumas.
Sebanyak 29 mustahik penerima bantuan Program RLHB turut hadir dalam kegiatan tersebut, bersama 14 camat/lurah/kepala desa yang mendampingi penerima manfaat dari masing-masing wilayah.
Acara diawali dengan penayangan video singkat mengenai Program RLHB BAZNAS Banyumas, dilanjutkan sambutan Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, sambutan Bupati Banyumas, serta prosesi simbolis penyerahan bantuan RLHB kepada para mustahik penerima manfaat.
Dalam sambutannya, BAZNAS Banyumas menegaskan bahwa BAZNAS hadir sebagai jembatan antara kewajiban muzaki dan hak mustahik melalui penyaluran zakat yang tepat sasaran, salah satunya melalui Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB). Program tersebut menyasar masyarakat fakir miskin dengan kondisi hunian tidak layak berdasarkan hasil verifikasi dan survei lapangan.
Selain itu, disampaikan pula bahwa keberadaan BAZNAS bukan untuk menggantikan peran pemerintah, melainkan mengisi celah kebutuhan masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau oleh program pemerintah.
Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Banyumas juga menegaskan posisinya sebagai bagian integral dalam sistem penganggulangan kemiskinan daerah. BAZNAS hadir bukan sekadar pelengkap, tetapi sebagai mitra sejajar pemerintah yang bekerja berdasarkan amanah agama dan amanah masyarakat.
Melalui Program RLHB ini, diharapkan para penerima manfaat dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan keluarga penerima manfaat di Kabupaten Banyumas.
07/05/2026 | Humas
Artikel Terbaru
Sedekah Akhir Tahun: Menutup Lembaran dengan Kebaikan yang Bermakna
Akhir tahun menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi atas perjalanan yang telah dilalui. Selama satu tahun, berbagai aktivitas, tantangan, dan pencapaian telah dijalani. Di tengah proses tersebut, sedekah menjadi salah satu bentuk amal yang sederhana, namun memiliki dampak yang besar dan berkelanjutan.
Sedekah akhir tahun tidak semata-mata dimaknai sebagai pemberian dari sisa harta yang dimiliki. Lebih dari itu, sedekah merupakan wujud rasa syukur atas nikmat kesehatan, kesempatan, dan rezeki yang telah diterima sepanjang tahun. Melalui sedekah, seseorang menyadari bahwa harta yang dimiliki bukan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan juga mengandung hak orang lain.
Sering kali perhatian tertuju pada apa yang belum tercapai, sehingga luput mensyukuri apa yang telah dimiliki. Sedekah mengingatkan bahwa setiap rezeki adalah titipan yang perlu dikelola dan disalurkan dengan penuh tanggung jawab. Momentum akhir tahun menjadi waktu yang tepat untuk meninjau kembali sejauh mana kontribusi yang telah diberikan kepada sesama.
Sedekah yang disalurkan melalui lembaga pengelola zakat yang profesional dan terpercaya seperti BAZNAS Kabupaten Banyumas, memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Dana sedekah dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, sedekah tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berperan dalam memperkuat kesejahteraan sosial.
Menutup tahun dengan sedekah juga mencerminkan komitmen untuk memulai tahun berikutnya dengan kepedulian sosial yang lebih baik. Sedekah bukanlah pengeluaran yang mengurangi harta, melainkan bentuk investasi kebaikan yang memberikan keberkahan dan ketenangan batin.
Nilai sedekah memang relatif, namun keikhlasan dalam memberi menjadi hal yang utama. Tidak perlu menunggu berlebih untuk bersedekah, karena setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi penerimanya.
Pada akhirnya, keberhasilan sebuah tahun tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang telah diberikan kepada sesama. Sedekah akhir tahun menjadi salah satu cara terbaik untuk menutup lembaran tahun dengan kebaikan yang bermakna.
30/12/2025 | Humas
Peran Dana Zakat untuk Kebencanaan
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi di dunia. Gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga erupsi gunung berapi kerap melanda berbagai daerah. Dampaknya bukan hanya kerugian materi, tetapi juga kehilangan tempat tinggal, sumber penghidupan, bahkan nyawa. Dalam kondisi seperti ini, hadirnya donasi kebencanaan menjadi sangat penting untuk membantu meringankan beban para penyintas.
Namun, banyak yang masih bertanya: apakah donasi kebencanaan bisa dibantu menggunakan dana zakat? Jawabannya: bisa, dengan landasan kemanusiaan dan kebutuhan mendesak (darurat).
Kenapa Dana Zakat Bisa untuk Bencana?
Masuk dalam Asnaf Fakir dan Miskin
Korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, pekerjaan, atau akses pangan dapat dikategorikan sebagai fakir dan miskin karena tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Dana zakat yang disalurkan untuk mereka berarti membantu mereka bertahan hidup.
Bentuk Kepedulian Sesama
Zakat tidak hanya ritual ibadah, tetapi juga sarana solidaritas sosial. Ketika bencana melanda, zakat berperan sebagai instrumen yang menghubungkan mereka yang mampu dengan yang terdampak.
Mendukung Pemulihan Pasca Bencana
Selain bantuan darurat seperti makanan, obat, dan logistik, zakat juga bisa digunakan untuk program recovery seperti pemberdayaan ekonomi penyintas, pembangunan rumah sederhana, atau dukungan pendidikan bagi anak-anak yang terdampak.
Nilai Darurat dan Kemaslahatan
Dalam prinsip syariat, keadaan darurat bisa menjadi alasan kuat penyaluran zakat. Menyelamatkan nyawa dan menjaga keberlangsungan hidup adalah bentuk kemaslahatan yang menjadi tujuan utama zakat.
Di era sekarang, BAZNAS tidak berdiri sendiri. Lembaga amil zakat juga mengelola donasi kemanusiaan non-zakat, seperti infak dan sedekah. Sinergi ini membuat respon kebencanaan lebih cepat dan menyeluruh: zakat untuk kebutuhan dasar para penyintas, sedangkan infak dan sedekah bisa digunakan untuk program jangka panjang seperti perbaikan infrastruktur dan pembangunan fasilitas umum.
Donasi kebencanaan bukan hanya bentuk empati, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial yang diamanatkan dalam ajaran agama. Dengan dukungan dana zakat, korban bencana tidak hanya menerima bantuan darurat, tetapi juga kesempatan untuk bangkit dan kembali menata kehidupan.
16/09/2025 | Humas
BAZNAS TV
RUMAH SINGGAH BAZNAS BANYUMAS - SLEMAN YOGYAKARTA
Penulis: Humas
LAUNCHING ZCORNER - PUSAT KULINER HALAL BANYUMAS
Penulis: Humas














