Artikel Terbaru
Sedekah Akhir Tahun: Menutup Lembaran dengan Kebaikan yang Bermakna
Akhir tahun menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi atas perjalanan yang telah dilalui. Selama satu tahun, berbagai aktivitas, tantangan, dan pencapaian telah dijalani. Di tengah proses tersebut, sedekah menjadi salah satu bentuk amal yang sederhana, namun memiliki dampak yang besar dan berkelanjutan.
Sedekah akhir tahun tidak semata-mata dimaknai sebagai pemberian dari sisa harta yang dimiliki. Lebih dari itu, sedekah merupakan wujud rasa syukur atas nikmat kesehatan, kesempatan, dan rezeki yang telah diterima sepanjang tahun. Melalui sedekah, seseorang menyadari bahwa harta yang dimiliki bukan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan juga mengandung hak orang lain.
Sering kali perhatian tertuju pada apa yang belum tercapai, sehingga luput mensyukuri apa yang telah dimiliki. Sedekah mengingatkan bahwa setiap rezeki adalah titipan yang perlu dikelola dan disalurkan dengan penuh tanggung jawab. Momentum akhir tahun menjadi waktu yang tepat untuk meninjau kembali sejauh mana kontribusi yang telah diberikan kepada sesama.
Sedekah yang disalurkan melalui lembaga pengelola zakat yang profesional dan terpercaya seperti BAZNAS Kabupaten Banyumas, memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Dana sedekah dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, sedekah tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berperan dalam memperkuat kesejahteraan sosial.
Menutup tahun dengan sedekah juga mencerminkan komitmen untuk memulai tahun berikutnya dengan kepedulian sosial yang lebih baik. Sedekah bukanlah pengeluaran yang mengurangi harta, melainkan bentuk investasi kebaikan yang memberikan keberkahan dan ketenangan batin.
Nilai sedekah memang relatif, namun keikhlasan dalam memberi menjadi hal yang utama. Tidak perlu menunggu berlebih untuk bersedekah, karena setiap kontribusi, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi penerimanya.
Pada akhirnya, keberhasilan sebuah tahun tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang telah diberikan kepada sesama. Sedekah akhir tahun menjadi salah satu cara terbaik untuk menutup lembaran tahun dengan kebaikan yang bermakna.
ARTIKEL30/12/2025 | Humas
Peran Dana Zakat untuk Kebencanaan
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat risiko bencana tertinggi di dunia. Gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga erupsi gunung berapi kerap melanda berbagai daerah. Dampaknya bukan hanya kerugian materi, tetapi juga kehilangan tempat tinggal, sumber penghidupan, bahkan nyawa. Dalam kondisi seperti ini, hadirnya donasi kebencanaan menjadi sangat penting untuk membantu meringankan beban para penyintas.
Namun, banyak yang masih bertanya: apakah donasi kebencanaan bisa dibantu menggunakan dana zakat? Jawabannya: bisa, dengan landasan kemanusiaan dan kebutuhan mendesak (darurat).
Kenapa Dana Zakat Bisa untuk Bencana?
Masuk dalam Asnaf Fakir dan Miskin
Korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, pekerjaan, atau akses pangan dapat dikategorikan sebagai fakir dan miskin karena tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Dana zakat yang disalurkan untuk mereka berarti membantu mereka bertahan hidup.
Bentuk Kepedulian Sesama
Zakat tidak hanya ritual ibadah, tetapi juga sarana solidaritas sosial. Ketika bencana melanda, zakat berperan sebagai instrumen yang menghubungkan mereka yang mampu dengan yang terdampak.
Mendukung Pemulihan Pasca Bencana
Selain bantuan darurat seperti makanan, obat, dan logistik, zakat juga bisa digunakan untuk program recovery seperti pemberdayaan ekonomi penyintas, pembangunan rumah sederhana, atau dukungan pendidikan bagi anak-anak yang terdampak.
Nilai Darurat dan Kemaslahatan
Dalam prinsip syariat, keadaan darurat bisa menjadi alasan kuat penyaluran zakat. Menyelamatkan nyawa dan menjaga keberlangsungan hidup adalah bentuk kemaslahatan yang menjadi tujuan utama zakat.
Di era sekarang, BAZNAS tidak berdiri sendiri. Lembaga amil zakat juga mengelola donasi kemanusiaan non-zakat, seperti infak dan sedekah. Sinergi ini membuat respon kebencanaan lebih cepat dan menyeluruh: zakat untuk kebutuhan dasar para penyintas, sedangkan infak dan sedekah bisa digunakan untuk program jangka panjang seperti perbaikan infrastruktur dan pembangunan fasilitas umum.
Donasi kebencanaan bukan hanya bentuk empati, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial yang diamanatkan dalam ajaran agama. Dengan dukungan dana zakat, korban bencana tidak hanya menerima bantuan darurat, tetapi juga kesempatan untuk bangkit dan kembali menata kehidupan.
ARTIKEL16/09/2025 | Humas

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
