Berita Terbaru
BAZNAS Banyumas Gelar Pelatihan Pengolahan Durian untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Mustahik
Sumpiuh - BAZNAS Kabupaten Banyumas menggelar Pembukaan Pelatihan Pengolahan Durian di Balai Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas pada Senin (4/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi mustahik binaan melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Bapak Hidayaturrochman selaku Analis Junior Pengawasan PEPK dan LMST OJK Purwokerto yang mewakili Kepala OJK Purwokerto, Bapak Drs. Wahyu Dewanto, M.Si. selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Banyumas, Bapak Drs. Ahmad Suryanto, M.Si. selaku Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Banyumas, Ibu Khasanatul Mufidah, S.H. selaku Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Bapak Pujar Seno, S.E., M.Si. selaku Camat Sumpiuh, serta Bapak Mujiono selaku Kepala Desa Banjarpanepen.
Pelatihan diikuti oleh 20 orang santri dan pelaku usaha yang akan mendapatkan pembelajaran selama dua hari, mulai 4 hingga 5 Agustus 2026. Materi yang diberikan meliputi teori dan praktik pengolahan durian menjadi berbagai produk bernilai ekonomi seperti dodol durian, selai durian, dan es krim durian. Selain itu, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai literasi keuangan dan strategi pemasaran sebagai bekal dalam mengembangkan usaha.
Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dalam lima kelompok untuk memudahkan proses praktik dan pendampingan. BAZNAS Kabupaten Banyumas juga memberikan berbagai fasilitas kepada peserta, di antaranya uang saku, sertifikat, modul pelatihan, konsumsi, ID Card, dan celemek.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha peserta, setiap kelompok memperoleh bantuan sarana usaha berupa blender, mixer, sealer, wajan, spatula, baskom, lap kain, celemek kain, serta bahan praktik yang dapat dimanfaatkan dalam proses produksi setelah pelatihan selesai.
Melalui pelatihan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap peserta tidak hanya memiliki keterampilan dalam mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk bernilai tambah, tetapi juga mampu membangun usaha yang berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan mewujudkan kemandirian ekonomi. Program ini menjadi salah satu wujud komitmen BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk pemberdayaan mustahik agar bertransformasi menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
BERITA04/08/2026 | Humas
BTB Goes to School Edukasi Anak PAUD tentang Pentingnya Berbagi Sejak Dini
Kalibagor - BAZNAS Kabupaten Banyumas kembali melaksanakan kegiatan edukasi melalui program BTB Goes to School yang diselenggarakan di PAUD Mugi Rahayu, Kecamatan Kalibagor, pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta yang terdiri dari anak-anak PAUD beserta guru pendamping.
Program BTB Goes to School bertujuan memberikan edukasi dan informasi sejak dini kepada anak-anak mengenai pentingnya berbagi, peduli terhadap sesama, serta menumbuhkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, guru pendamping juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membiasakan karakter kepedulian sosial kepada peserta didik sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berupaya menanamkan budaya berbagi kepada generasi muda sebagai bagian dari pendidikan karakter. Edukasi sejak usia dini diharapkan mampu membentuk pribadi yang memiliki empati, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan. Materi disampaikan menggunakan pendekatan yang sesuai dengan usia anak, sehingga peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan antusias. Anak-anak terlihat aktif berpartisipasi dalam berbagai aktivitas edukatif yang diberikan.
Melalui program BTB Goes to School, BAZNAS Kabupaten Banyumas terus berkomitmen memperluas edukasi tentang nilai-nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai investasi karakter untuk mewujudkan masyarakat yang lebih peduli, berakhlak, dan saling membantu.
BERITA04/08/2026 | Humas
Tingkatkan Kompetensi Amil, BAZNAS Banyumas Ikuti Pelatihan Perencanaan dan Monitoring Evaluasi Program Penyaluran
Jakarta Timur - BAZNAS Kabupaten Banyumas mengikuti Pelatihan Perencanaan dan Monitoring Evaluasi (Monev) Program Penyaluran yang diselenggarakan di BAZNAS Institute, Jakarta Timur, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas amil agar mampu merancang dan mengevaluasi program penyaluran zakat secara lebih terarah, efektif, dan berdampak.
Pelatihan diikuti oleh 25 peserta dari berbagai BAZNAS daerah dan menghadirkan Ir. Nana Mintarti, M.P., Pimpinan BAZNAS RI Periode 2015–2020, sebagai instruktur utama. Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pendampingan mengenai proses perencanaan program penyaluran hingga pelaksanaan monitoring dan evaluasi sebagai bagian dari siklus pengelolaan program yang berorientasi pada hasil.
Materi yang disampaikan mencakup tahapan mengidentifikasi permasalahan, menganalisis akar masalah, merumuskan tujuan dan hasil yang ingin dicapai, serta menyusun perencanaan program menggunakan pendekatan Logical Framework Approach (LFA). Pendekatan ini merupakan metode sistematis yang digunakan untuk merancang, melaksanakan, memonitor, dan mengevaluasi program berbasis hasil sehingga setiap kegiatan memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan terukur.
Melalui pemahaman terhadap Logical Framework Approach, peserta diharapkan mampu menyusun program penyaluran yang tidak hanya menyelesaikan permasalahan jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak perubahan yang nyata bagi mustahik. Dengan demikian, setiap program yang dijalankan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.
Keikutsertaan BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam pelatihan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan program penyaluran zakat. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi program-program pemberdayaan di Kabupaten Banyumas sehingga manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih optimal, tepat sasaran, dan berdampak bagi masyarakat.
BERITA30/07/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Sosialisasikan ZIS dan Program Salin Aslimas kepada ASN di lingkungan Korwilcam Purwokerto Selatan
PURWOKERTO – BAZNAS Kabupaten Banyumas menggelar Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Program Salin Aslimas di Aula Korwilcam Dinas Pendidikan Purwokerto Selatan pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 65 kepala sekolah di wilayah Korwilcam Dindik Purwokerto Selatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Korwilcam Dindik Purwokerto Selatan, Drs. Suminah, M.Pd., serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan. Dari BAZNAS Kabupaten Banyumas, sosialisasi disampaikan oleh Wakil Ketua II dan Wakil Ketua IV.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para kepala sekolah mengenai pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), sekaligus mengenalkan Program Salin Aslimas sebagai salah satu bentuk pelayanan dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh BAZNAS Kabupaten Banyumas.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Banyumas mengajak seluruh kepala sekolah untuk mengoptimalkan peran UPZ di masing-masing satuan pendidikan, dengan target penghimpunan ZIS diharapkan mampu melebihi 50 persen dari potensi yang ada. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan penghimpunan dana ZIS sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Selain penyampaian materi mengenai tata kelola ZIS, peserta juga mendapatkan informasi terkait Program Salin Aslimas beserta mekanisme pelaksanaannya. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi mengenai pengelolaan UPZ serta implementasi program di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan dunia pendidikan dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan umat di Kabupaten Banyumas.
BERITA30/07/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Tingkatkan Kapasitas Pengurus UPZ Dinas/Instansi, Wujudkan UPZ Hebat, Zakat Berdampak, Umat Maslahat
BANYUMAS – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas terus memperkuat kapasitas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus UPZ Dinas/Instansi BAZNAS Kabupaten Banyumas yang mengusung tema "UPZ Hebat, Zakat Berdampak, Umat Maslahat". Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Selasa (28/7/2026) di Gedung Gurinda Sarwa Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.
Sebanyak 242 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas Ketua UPZ Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kantor Kecamatan, Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Dinas Pendidikan, Kelurahan, Puskesmas dan Klinik, hingga SMP Negeri se-Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat pemahaman sekaligus menyamakan persepsi mengenai pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas atau yang mewakili, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Wahyu Adhi Fibrianto, M.A.P., serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyumas.
Peningkatan kapasitas ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para pengurus UPZ mengenai fikih zakat, regulasi pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk meningkatkan kompetensi pengurus dalam mengelola penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan dana ZIS dan DSKL sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyumas memberikan edukasi sekaligus penguatan mengenai peran strategis UPZ sebagai mitra BAZNAS dalam menghimpun dan mengelola dana zakat di lingkungan instansi masing-masing. Pengurus UPZ diharapkan mampu menjadi penggerak literasi zakat sekaligus menjalankan tata kelola yang amanah sehingga potensi zakat dapat dioptimalkan untuk kemaslahatan umat.
Adapun materi yang disampaikan dalam rapat koordinasi meliputi Fikih zakat profesi dan landasan hukum pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah (ZIS), serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL); Prosedur penghimpunan ZIS pada Unit Pengumpul Zakat (UPZ); Pembantuan pentasharufan dan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT); Pelaporan pengelolaan dana ZIS dan DSKL.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap kualitas pengelolaan UPZ Dinas/Instansi semakin meningkat sehingga penghimpunan dan pengelolaan dana ZIS dapat dilakukan secara lebih optimal, akuntabel, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat. Sinergi yang kuat antara BAZNAS dan seluruh UPZ diharapkan mampu menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional serta mendukung terwujudnya kesejahteraan umat melalui program-program yang berdampak.
BERITA28/07/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Sosialisasikan Pengelolaan ZIS di Yayasan LPPSLH Purwokerto
Purwokerto - BAZNAS Kabupaten Banyumas menggelar Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Yayasan LPPSLH Purwokerto pada Senin (27/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Joglo Yayasan LPPSLH, Kelurahan Sumampir, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengurus yayasan mengenai pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan sesuai syariat, sekaligus memperkenalkan peran strategis Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai mitra BAZNAS dalam penghimpunan ZIS.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Banyumas, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Banyumas, Direktur Yayasan LPPSLH Purwokerto beserta jajaran pengurus yayasan. Sebanyak 25 peserta mengikuti sosialisasi yang berlangsung secara interaktif dan penuh antusias.
Dalam pemaparannya, BAZNAS Kabupaten Banyumas menjelaskan pentingnya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih optimal, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai regulasi pengelolaan zakat di Indonesia, program-program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS, serta peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai ujung tombak penghimpunan ZIS di lingkungan instansi, lembaga, maupun komunitas.
Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas juga mendorong terjalinnya sinergi dengan Yayasan LPPSLH Purwokerto dalam mendukung penguatan ekosistem zakat di Kabupaten Banyumas. Kehadiran UPZ di berbagai lembaga diharapkan mampu memperluas jangkauan penghimpunan ZIS sekaligus meningkatkan manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik.
Direktur beserta jajaran pengurus Yayasan LPPSLH Purwokerto menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan ketertarikan untuk menjalin kerja sama lebih lanjut dengan BAZNAS Kabupaten Banyumas. Salah satu bentuk tindak lanjut yang direncanakan adalah pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Yayasan LPPSLH Purwokerto sebagai sarana penghimpunan zakat, infak, dan sedekah secara terstruktur dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap semakin banyak lembaga dan institusi yang berkolaborasi dalam pengelolaan zakat secara profesional sehingga potensi zakat dapat dihimpun secara optimal dan memberikan dampak yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BERITA27/07/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Bekali 46 Mahasiswa Melalui Beasiswa Satria Camp 2026
Baturraden - BAZNAS Kabupaten Banyumas menyelenggarakan Beasiswa Satria Camp 2026 selama tiga hari, Rabu–Jumat (23–25 Juli 2026), di Hotel Moroseneng, Baturraden, Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan dan pembekalan bagi mahasiswa penerima manfaat Beasiswa BAZNAS Kabupaten Banyumas Tahun 2026 sebagai upaya mencetak generasi yang berprestasi, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap berkontribusi bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyumas, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyumas yang mewakili Bupati Banyumas, Kasi Gara Zawa Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, serta perwakilan perguruan tinggi di Kabupaten Banyumas. Sebanyak 46 mahasiswa penerima manfaat Beasiswa BAZNAS Kabupaten Banyumas mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama para tamu undangan.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas juga menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada 46 mahasiswa dengan total bantuan sebesar Rp534.820.000. Bantuan ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam mendukung akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa yang berprestasi dan membutuhkan, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian sosial dan semangat mengabdi kepada masyarakat.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai materi pembinaan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas akademik, kepemimpinan, serta karakter. Materi yang diberikan meliputi Leadership, Fundraising Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS, Pengelolaan Media Sosial Gen-Z (Generasi Zakat) dan Literasi Anti Hoaks, Career Planning, Unjuk Bakat Peserta, Public Speaking, Gen-Z (Generasi Zakat) Anti Narkoba dan Pergaulan Bebas, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Penguatan Literasi, Kepenulisan, dan Motivasi Pendidikan bagi Gen-Z (Generasi Zakat), serta Presentasi Pilot Project sebagai implementasi gagasan dan inovasi sosial yang dikembangkan oleh para peserta.
Melalui rangkaian materi tersebut, peserta tidak hanya dibekali pemahaman mengenai pengelolaan zakat dan peran BAZNAS dalam pemberdayaan masyarakat, tetapi juga didorong untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, literasi digital, kepedulian terhadap isu sosial, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Dengan demikian, para penerima manfaat diharapkan mampu menjadi duta zakat sekaligus agen perubahan yang memberikan dampak positif di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap Beasiswa Satria Camp 2026 menjadi wadah pembentukan karakter bagi mahasiswa penerima manfaat sehingga mereka tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan komitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah serta pemberdayaan umat. Program ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam mencetak generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan dan membawa nilai-nilai kebaikan melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah.
BERITA25/07/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Sosialisasikan ZIS dan Perkuat Kolaborasi Program Salin Aslimas di Gumelar
Purwokerto - BAZNAS Kabupaten Banyumas terus memperkuat edukasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan melalui kegiatan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Pemaparan Program Salin Aslimas (Sadewo Lintarti ASN Peduli Pekerja Rentan Banyumas) yang diselenggarakan pada Kamis (16/7/2026) di Aula Korwilcam Dindik Kecamatan Gumelar.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 60 peserta yang terdiri atas Korwilcam Dindik Kecamatan Gumelar, Kepala SD se-Kecamatan Gumelar, karyawan PPPK baru, serta Vinca Meitasari selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan. BAZNAS Kabupaten Banyumas diwakili oleh Wakil Ketua I, K.H. Muhammad Ridwan, S.Pd.I., M.Pd., dan Wakil Ketua IV, K.H. Kodir, S.H.I., M.Pd.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas menyampaikan sosialisasi mengenai pentingnya pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi. Materi yang disampaikan bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran berzakat, khususnya di lingkungan pendidikan, sekaligus mengajak para ASN dan tenaga pendidik untuk turut berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui dana ZIS.
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Banyumas, K.H. Muhammad Ridwan, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa zakat tidak hanya menjadi kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Setelah penyampaian materi ZIS, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Program Salin Aslimas (Sadewo Lintarti ASN Peduli Pekerja Rentan Banyumas) oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Vinca Meitasari. Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Banyumas dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja rentan melalui dukungan dari para ASN.
Melalui Program Salin Aslimas, diharapkan semakin banyak pekerja rentan di Kabupaten Banyumas yang memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga memiliki rasa aman dalam menjalankan aktivitas pekerjaan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dan peserta. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian terhadap pengelolaan ZIS serta dukungan terhadap program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap sinergi bersama Korwilcam Dindik Kecamatan Gumelar, satuan pendidikan, dan BPJS Ketenagakerjaan dapat terus diperkuat dalam meningkatkan kesadaran berzakat sekaligus memperluas manfaat program-program sosial yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Banyumas.
BERITA16/07/2026 | Humas
Kunjungan Kerja BAZNAS Kota Jambi ke BAZNAS Kabupaten Banyumas Perkuat Sinergi, Pengembangan Program, dan Implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015
Purwokerto - BAZNAS Kabupaten Banyumas menerima kunjungan kerja dari BAZNAS Kota Jambi dalam rangka studi tiru dan penguatan kelembagaan. Kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta mempererat sinergi antar BAZNAS daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Banyumas tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan serta amil dari kedua lembaga. Delegasi BAZNAS Kota Jambi dipimpin oleh Ketua BAZNAS Kota Jambi, Dr. Muhamad Padli, S.Pd.I., M.Pd.I., didampingi Wakil Ketua I Fakhruddin, SE, Wakil Ketua III Sanandar, SE.ME, Wakil Ketua IV H. Abdul Rahim, SP, Kepala Bagian SDM, Administrasi dan Umum Endah Sulistyawati, S.Sy, serta jajaran staf. Dari pihak tuan rumah hadir pimpinan beserta amil BAZNAS Kabupaten Banyumas yang memberikan pemaparan mengenai tata kelola kelembagaan dan berbagai program unggulan.
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempelajari praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Banyumas, khususnya dalam bidang penghimpunan, pendistribusian, pendayagunaan zakat, pengelolaan kelembagaan, digitalisasi layanan, publikasi, serta pengembangan program pemberdayaan ekonomi mustahik.
Bagi BAZNAS Kabupaten Banyumas, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat jejaring kelembagaan sekaligus berbagi pengalaman mengenai berbagai inovasi program yang telah dijalankan, seperti Z-Mart, Z-Corner, Z-Coffee, Z-Auto, Z-Laundry, dan berbagai program pemberdayaan produktif lainnya. Melalui forum diskusi ini diharapkan tercipta kolaborasi yang mampu meningkatkan kualitas layanan kepada muzaki dan mustahik di masing-masing daerah, sekaligus memperkuat sinergi antar BAZNAS dalam menghadirkan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Sebanyak delapan peserta dari BAZNAS Kota Jambi mengikuti rangkaian kegiatan studi tiru yang meliputi pemaparan profil kelembagaan, diskusi interaktif sesuai bidang masing-masing, sesi tanya jawab, berbagi pengalaman implementasi program, hingga observasi terhadap sistem dan program yang dikembangkan oleh BAZNAS Kabupaten Banyumas.
Selama kegiatan berlangsung, kedua belah pihak berdiskusi mengenai strategi penghimpunan ZIS, tata kelola organisasi, pengelolaan keuangan dan pelaporan, penguatan sumber daya manusia, publikasi digital, serta pengembangan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu topik yang mendapat perhatian khusus adalah implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 di BAZNAS Kabupaten Banyumas. Delegasi BAZNAS Kota Jambi mengajukan berbagai pertanyaan terkait proses penerapan standar mutu tersebut, mulai dari penyusunan dan pengendalian Standar Operasional Prosedur (SOP), pengelolaan dokumen, pelaksanaan audit internal, mekanisme evaluasi dan peningkatan berkelanjutan (continuous improvement), hingga manfaat implementasi ISO dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki, mustahik, dan para pemangku kepentingan. Diskusi berlangsung secara aktif dan interaktif, di mana BAZNAS Kabupaten Banyumas turut membagikan pengalaman serta praktik-praktik terbaik dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada mutu dan pelayanan prima.
Melalui kunjungan kerja ini, BAZNAS Kota Jambi memperoleh berbagai referensi dan pembelajaran yang dapat menjadi bahan pengembangan kelembagaan serta inovasi program di daerahnya. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui komunikasi, kolaborasi, dan saling berbagi praktik terbaik demi meningkatkan kualitas pengelolaan zakat di Indonesia.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata, sesi foto bersama, serta komitmen kedua lembaga untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dalam pengembangan tata kelola kelembagaan, implementasi sistem manajemen mutu, serta program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
BERITA13/07/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Sosialisasikan Pengelolaan ZIS di Bapas Kelas II Purwokerto
Purwokerto - BAZNAS Kabupaten Banyumas menghadiri kegiatan Sosialisasi Pengelolaan BAZNAS dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyumas yang diselenggarakan pada Selasa, 7 Juli 2026, di Aula Bapas Kelas II Purwokerto.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyumas, Kepala BNN Kabupaten Banyumas, Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, serta diikuti oleh seluruh pegawai Bapas Kelas II Purwokerto.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas menyampaikan sosialisasi mengenai pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), mulai dari tata kelola penghimpunan, pengelolaan dana, hingga pendistribusian dan pendayagunaan yang dilakukan secara amanah, transparan, dan akuntabel. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai peran strategis BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas mengelola zakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.
Selain memberikan pemahaman mengenai pengelolaan ZIS, BAZNAS Kabupaten Banyumas juga membangun komunikasi dengan jajaran Bapas Kelas II Purwokerto terkait rencana penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah awal pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Bapas Kelas II Purwokerto. Pembentukan UPZ diharapkan dapat mempermudah penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari para pegawai secara terkoordinasi serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Pada rangkaian kegiatan yang sama, Bapas Kelas II Purwokerto dan BNN Kabupaten Banyumas melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama sebagai bentuk penguatan sinergi antarinstansi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap terjalin kolaborasi yang semakin erat dengan berbagai instansi pemerintah, sehingga penghimpunan ZIS dapat terus diperluas melalui pembentukan UPZ di lingkungan kelembagaan. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan manfaat zakat bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya kesejahteraan dan pemberdayaan umat di Kabupaten Banyumas.
BERITA07/07/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Banyumas Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Kulon Progo
Purwokerto, 6 Juli 2026 - BAZNAS Kabupaten Banyumas menerima kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Kulon Progo pada Senin (6/7/2026) di Aula BAZNAS Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini diikuti oleh 11 peserta yang terdiri dari pimpinan dan amil BAZNAS Kabupaten Kulon Progo.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan melalui diskusi dan berbagi pengalaman mengenai penerapan ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, tata kelola kelembagaan, serta pengembangan dashboard pengumpulan dan pendistribusian zakat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas memaparkan berbagai inovasi dan praktik terbaik yang telah diterapkan dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Para peserta berdialog mengenai implementasi standar mutu dalam tata kelola organisasi, penguatan sistem administrasi kelembagaan, hingga pemanfaatan dashboard sebagai media monitoring pengumpulan dan penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah secara efektif dan berbasis data.
Bagi BAZNAS Kabupaten Banyumas, kegiatan studi tiru ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi antar BAZNAS daerah sekaligus berbagi pengalaman dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pertukaran pengetahuan dan praktik baik diharapkan mampu mendorong terciptanya tata kelola lembaga yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta memenuhi standar manajemen mutu yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara BAZNAS Kabupaten Banyumas dan BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, sehingga dapat saling menginspirasi dalam mengembangkan inovasi pengelolaan zakat yang lebih efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA06/07/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Banyumas Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Bekasi
Purwokerto, 2 Juli 2026 – BAZNAS Kabupaten Banyumas menerima kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Bekasi pada Kamis (2/7/2026) di Aula BAZNAS Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini dihadiri oleh lima peserta, termasuk Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bekasi beserta jajaran.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari strategi fundraising yang telah diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dalam kesempatan tersebut, tim BAZNAS Kabupaten Banyumas memaparkan berbagai strategi penghimpunan, mulai dari penguatan kemitraan dengan instansi, optimalisasi layanan pembayaran zakat, pemanfaatan media digital, hingga inovasi program yang mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Peserta saling bertukar pengalaman, berdiskusi mengenai tantangan pengelolaan fundraising di masing-masing daerah, serta menggali berbagai praktik baik yang dapat diadaptasi untuk meningkatkan kinerja penghimpunan dana ZIS.
Bagi BAZNAS Kabupaten Banyumas, kegiatan ini menjadi wujud komitmen dalam memperkuat sinergi antar BAZNAS daerah melalui berbagi pengetahuan dan pengalaman. Selain mempererat hubungan kelembagaan, kunjungan ini juga menjadi sarana untuk mendorong peningkatan kapasitas pengelolaan fundraising yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan studi tiru ini diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antarlembaga sehingga dapat memperkuat pengelolaan zakat nasional serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan para mustahik.
BERITA02/07/2026 | Humas
BAZNAS Kabupaten Banyumas Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Brebes
Purwokerto, 1 Juli 2026 – BAZNAS Kabupaten Banyumas menerima kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Brebes yang dilaksanakan pada Rabu (1/7/2026) di Aula BAZNAS Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini diikuti oleh 17 peserta yang terdiri dari Kabag Kesra Kabupaten Brebes, jajaran pimpinan, serta amil BAZNAS Kabupaten Brebes.
Kunjungan studi tiru ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan zakat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas memaparkan berbagai aspek pengelolaan lembaga, mulai dari strategi fundraising, pendistribusian dan pendayagunaan zakat, perencanaan program, pengelolaan keuangan, hingga pengembangan media dan publikasi.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Peserta aktif berdiskusi serta menggali berbagai inovasi dan pengalaman yang telah diterapkan oleh BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam meningkatkan tata kelola lembaga yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Bagi BAZNAS Kabupaten Banyumas, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antarlembaga pengelola zakat sekaligus berbagi praktik baik yang telah dikembangkan. Melalui kegiatan studi tiru ini diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin erat antar BAZNAS daerah sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di masing-masing wilayah.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus menjalin komunikasi, berbagi pengalaman, dan memperkuat kerja sama dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang semakin maju dan berdampak bagi kesejahteraan umat.
BERITA01/07/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Salurkan Program PERMATA pada Peresmian Pilot Project Kawasan Pemberdayaan oleh Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar
Cilongok - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Dr. (H.C.) H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., meresmikan Pilot Project Ekosistem Kawasan Pemberdayaan Masyarakat Terintegrasi Berbasis Kawasan Ekspor di Kawasan Wisata Pereng, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Kamis (25/6/2026). Peresmian tersebut menjadi langkah strategis dalam pengembangan Kawasan Ekspor Gula Kelapa dan Program Perempuan Mandiri melalui Ternak Ayam (PERMATA) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., jajaran Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, perangkat daerah terkait, BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto, Bank Mandiri, Universitas Jenderal Soedirman, pelaku usaha, serta berbagai mitra strategis yang terlibat dalam pengembangan kawasan pemberdayaan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut berpartisipasi melalui pentasharufan dana zakat dalam bentuk Pelatihan Ternak Ayam ELBA kepada para mustahik sebagai bagian dari implementasi Program PERMATA. Program pemberdayaan ekonomi produktif ini bertujuan meningkatkan kapasitas penerima manfaat agar mampu mengembangkan usaha peternakan ayam secara mandiri, sehingga dapat menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Dalam sambutannya, Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa keberhasilan pemberdayaan masyarakat memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga keuangan, lembaga filantropi, dan masyarakat. Menurutnya, pengembangan potensi unggulan daerah, seperti gula kelapa, harus diiringi dengan penguatan kapasitas masyarakat agar mampu menghasilkan produk yang bernilai tambah dan berdaya saing, termasuk di pasar ekspor.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyampaikan bahwa Kabupaten Banyumas memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra produksi gula kelapa di Indonesia. Melalui sinergi lintas sektor, pemerintah daerah berharap hilirisasi produk, peningkatan kualitas produksi, serta penguatan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., mengapresiasi berbagai program pemberdayaan yang terus dikembangkan BAZNAS Kabupaten Banyumas. Menurutnya, zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen bantuan konsumtif, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui program-program produktif yang memberikan manfaat jangka panjang.
Pelatihan Ternak Ayam ELBA yang diselenggarakan BAZNAS Kabupaten Banyumas merupakan salah satu bentuk optimalisasi pendayagunaan zakat produktif. Selain memberikan keterampilan teknis dalam budidaya ayam, program ini juga membekali peserta dengan pemahaman mengenai pengelolaan usaha sehingga diharapkan mampu menciptakan usaha yang berkelanjutan dan meningkatkan pendapatan keluarga mustahik.
Melalui keterlibatan dalam peresmian Pilot Project Ekosistem Kawasan Pemberdayaan Masyarakat Terintegrasi Berbasis Kawasan Ekspor ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program nasional pemberdayaan masyarakat. Sinergi yang terjalin antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BAZNAS, perguruan tinggi, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat diharapkan mampu membangun ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan, memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal, serta mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banyumas.
BERITA26/06/2026 | Humas
Pembinaan dan Ramah Tamah Bersama Wakil Ketua BAZNAS RI Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat di Banyumas
BANYUMAS – BAZNAS Kabupaten Banyumas menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Ramah Tamah bersama Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., pada Kamis (25/6/2026) di Aula BAZNAS Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi kelembagaan, serta berbagi gagasan dalam upaya meningkatkan peran zakat bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dian Budiarto, S.STP., M.A.P., Kepala Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Banyumas yang mewakili Pemerintah Kabupaten Banyumas, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyumas, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Cilacap, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Purbalingga, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kebumen, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Banjarnegara, serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas.
Dalam arahannya, Wakil Ketua BAZNAS RI, Dr. KH. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si., menekankan pentingnya penguatan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Selain itu, ia juga mendorong penguatan kolaborasi antara BAZNAS di berbagai tingkatan dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan lainnya dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas menyampaikan bahwa kunjungan dan pembinaan dari BAZNAS RI menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BAZNAS daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan inovasi program. Menurutnya, sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan.
Selain sesi pembinaan, kegiatan juga diisi dengan dialog dan diskusi yang membahas berbagai tantangan serta peluang dalam pengelolaan zakat di daerah. Para peserta turut berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah dilakukan dalam upaya meningkatkan penghimpunan maupun pendayagunaan zakat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Banyumas berharap terjalin koordinasi yang semakin erat antara BAZNAS RI, BAZNAS daerah, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan kolaborasi yang kuat, zakat diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
BERITA25/06/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Perkuat Komitmen Program SALIN ASLIMAS untuk Perlindungan Pekerja Rentan
Banyumas, 22 Juni 2026 - BAZNAS Kabupaten Banyumas bersinergi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Banyumas serta BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan kegiatan Penguatan Komitmen Program SALIN ASLIMAS (Sadewo Lintarti ASN Lindungi Pekerja Rentan Banyumas) di Pendopo Si Panji Kabupaten Banyumas, Senin (22/6).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Banyumas, Wakil Bupati Banyumas, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Administrasi Umum, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyumas, serta sekitar 114 peserta yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan se-Kabupaten Banyumas.
Program SALIN ASLIMAS merupakan upaya kolaboratif dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Kabupaten Banyumas melalui pemanfaatan dana zakat yang dihimpun oleh BAZNAS Kabupaten Banyumas. Melalui program ini, dana zakat yang terkumpul dari ASN melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dimanfaatkan untuk membiayai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang memenuhi kriteria penerima manfaat.
Program ini menjadi salah satu inovasi daerah yang menghubungkan semangat gotong royong ASN dengan perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja rentan memperoleh jaminan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun kematian, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi mereka dan keluarganya.
Dalam arahannya, Sadewo Tri Lastiono menegaskan bahwa keberhasilan Program SALIN ASLIMAS sangat bergantung pada optimalisasi penghimpunan zakat melalui BAZNAS. Menurutnya, semakin besar partisipasi ASN dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS, maka semakin besar pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat, khususnya pekerja rentan yang menjadi sasaran program.
Bupati Banyumas juga menekankan pentingnya kesadaran ASN untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Hal tersebut sejalan dengan semangat Resolusi Eksternal Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Zakat Tahun 2021 yang mendorong lahirnya regulasi mengenai kewajiban ASN, TNI, Polri, serta pegawai BUMN dan BUMD untuk menunaikan zakat penghasilan dan jasa sebagai bentuk penguatan gotong royong nasional dalam upaya pengentasan kemiskinan.
“Program SALIN ASLIMAS akan berhasil apabila didukung oleh optimalisasi zakat ASN melalui BAZNAS. Semakin besar zakat yang dihimpun, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, khususnya pekerja rentan yang membutuhkan perlindungan,” tegas Bupati Banyumas.
Kegiatan penguatan komitmen ini direncanakan berlangsung selama tiga hari. Hari pertama diikuti oleh peserta dari OPD dan kecamatan, hari kedua akan melibatkan puskesmas dan kelurahan, sedangkan hari ketiga diikuti oleh Korwilcam dan SMP Negeri se-Kabupaten Banyumas. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya mendukung keberlangsungan Program SALIN ASLIMAS.
Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Banyumas menyambut baik kolaborasi yang terjalin dalam Program SALIN ASLIMAS. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banyumas, BAZNAS Kabupaten Banyumas, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Banyumas, serta BPJS Ketenagakerjaan diharapkan mampu memperluas jangkauan perlindungan sosial bagi pekerja rentan sekaligus mengoptimalkan manfaat dana zakat bagi kesejahteraan masyarakat.
Melalui Program SALIN ASLIMAS, zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam menghadirkan perlindungan sosial dan memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banyumas.
BERITA22/06/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Salurkan Bantuan Modal Usaha pada Puncak HUT Dekranasda dan Launching Galeri UMKM Banyumas
Banyumas, 19 Juni 2026 – BAZNAS Kabupaten Banyumas menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM dalam rangkaian kegiatan Puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranasda Kabupaten Banyumas dan Launching Galeri UMKM Banyumas yang diselenggarakan di Galeri UMKM Banyumas, Jumat (19/6).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Banyumas, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Setda Kabupaten Banyumas, Ketua Dekranasda Kabupaten Banyumas, Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Banyumas, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Purwokerto, Perwakilan Bank Jateng, Pengurus Dekranasda Kabupaten Banyumas, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas. Sebanyak kurang lebih 40 pelaku usaha UMKM dan pengurus Dekranasda turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Puncak HUT Dekranasda Kabupaten Banyumas tahun ini dirangkaikan dengan launching Galeri UMKM Banyumas yang diharapkan menjadi sarana strategis untuk promosi, publikasi, dan pemasaran produk-produk unggulan daerah. Kehadiran galeri tersebut juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendorong pertumbuhan UMKM serta meningkatkan daya saing produk lokal Banyumas.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Banyumas memberikan bantuan modal usaha kepada lima pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bantuan diberikan kepada pelaku usaha di bidang kerajinan dan ekonomi kreatif, di antaranya perajin lampu hias, pelaku usaha kain tenun, perajin batok kelapa, dan perajin anyaman topi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas menyampaikan bahwa bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi BAZNAS yang bertujuan membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya agar lebih produktif dan berkelanjutan. Melalui dukungan permodalan, diharapkan para pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pemasaran, serta meningkatkan pendapatan keluarga.
Selain penyaluran bantuan modal usaha, kegiatan juga diisi dengan peresmian Galeri UMKM Banyumas yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Banyumas. Galeri tersebut akan menjadi pusat promosi dan pemasaran produk UMKM Banyumas sekaligus wadah untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah kepada masyarakat luas.
Dekranasda Kabupaten Banyumas juga menyampaikan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan dan pelatihan bagi pelaku UMKM, termasuk program pelatihan ekspor guna meningkatkan daya saing produk lokal. Sebagai langkah keberlanjutan, Dekranasda akan menyelenggarakan kegiatan “Ngopi Bareng” sebagai forum komunikasi dan penyampaian aspirasi para pelaku UMKM. Selain itu, direncanakan pula pemanfaatan gedung di sebelah Galeri UMKM sebagai etalase pertanian bagi petani milenial Kabupaten Banyumas.
Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Banyumas, Dekranasda, Bank Indonesia, Bank Jateng, dan BAZNAS Kabupaten Banyumas, diharapkan ekosistem UMKM di Banyumas semakin berkembang, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
BERITA19/06/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Luncurkan Program Z-Mart untuk Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Mustahik
Banyumas, 10 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas melaksanakan kegiatan Peluncuran Program Pemberdayaan Ekonomi Z-Mart yang bertempat di Rest Area Masjid Serayu Tumiyang, Kecamatan Kebasen, pada Rabu (10/6/2026). Program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi mustahik guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan usaha mikro berbasis komunitas.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tamu undangan penting, di antaranya Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Drs. H.M. Zain Yusuf, MM, yang hadir mewakili Ketua BAZNAS RI. Turut hadir pula Drs. Nungky Harry Rachmat, M.Si. yang mewakili Bupati Banyumas.
Peluncuran Program Z-Mart menjadi momentum penting dalam mendukung penguatan ekonomi umat melalui pemanfaatan dana zakat yang produktif. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Banyumas dalam upaya menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik melalui pengembangan usaha ritel berbasis komunitas.
Pada tahun 2026, Program Z-Mart di Kabupaten Banyumas direalisasikan melalui bantuan senilai Rp 800.000.000 yang diperuntukkan bagi 100 titik Z-Mart. Dari jumlah tersebut, 30 titik merupakan bantuan dari BAZNAS RI, sedangkan 70 titik lainnya didukung oleh BAZNAS Kabupaten Banyumas. Bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas usaha penerima manfaat sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
Kegiatan launching dihadiri oleh sekitar 30 penerima manfaat yang akan menjadi bagian dari program pemberdayaan tersebut. Para peserta mendapatkan arahan mengenai pengelolaan usaha, pemanfaatan bantuan secara produktif, serta komitmen untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Program Z-Mart merupakan salah satu bentuk pentasharufan zakat produktif yang bertujuan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan jangka pendek mustahik, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian ekonomi.
Dengan adanya program ini, BAZNAS berharap para penerima manfaat dapat mengembangkan usaha yang lebih maju, meningkatkan daya saing, serta secara bertahap bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki.
Melalui sinergi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Banyumas, Program Z-Mart diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Banyumas.
BERITA10/06/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Salurkan Bantuan Sembako dan Kerahkan Tim BTB pada Apel Peringatan HUT Satpol PP, Satlinmas dan Damkar
Cilongok — BAZNAS Kabupaten Banyumas turut menghadiri Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Satpol PP, ke-64 Satlinmas, dan ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan yang dilaksanakan pada Kamis (21/05/2026) di Lapangan Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai momentum memperingati HUT Satpol PP, Satlinmas, serta Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung ketertiban umum, perlindungan masyarakat, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pada kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas hadir secara langsung mewakili BAZNAS. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Banyumas juga mengerahkan sebanyak 10 personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan bersama unsur lainnya.
Apel diikuti sekitar ±150 peserta yang terdiri dari pasukan BTB, security, Damkar dan rescue, Linmas Satgas, Satpol PP, serta Ketua RT. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DLH Kabupaten Banyumas, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Direktur PDAM Tirta Satria Purwokerto, Ketua PMI Kabupaten Banyumas, Ketua Relawan BHV Banyumas, Ketua Dharma Wanita Persatuan Satpol PP Kabupaten Banyumas, Forkopimcam, Kapolsek, dan Kepala Desa Sokawera.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel peringatan HUT, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bibit tanaman, penyerahan bantuan, serta donor darah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan, BAZNAS Kabupaten Banyumas turut menyalurkan bantuan paket sembako secara simbolis pada kegiatan tersebut. Partisipasi ini menjadi wujud kepedulian BAZNAS dalam mendukung masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Melalui keterlibatan BAZNAS dan Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), diharapkan sinergi antarinstansi semakin kuat dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat, penanggulangan kebencanaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Banyumas.
BERITA21/05/2026 | Humas
BAZNAS Banyumas Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban Bersama Kang Jalal
Banyumas — BAZNAS Kabupaten Banyumas menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban bersama Kang Jalal (Tukang Jagal Halal) Kabupaten Banyumas pada Rabu (20/5/2026) bertempat di Gedung Gurinda Sarwamandala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.
Kegiatan ini menghadirkan Kang Jalal Kabupaten Banyumas sebagai narasumber dan instruktur utama pelatihan. Turut hadir mewakili Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, yaitu Wahyu Adhi Febrianto, S.STP., M.A.P. selaku Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.
Pelatihan ini diikuti oleh 88 peserta dan bertujuan memberikan edukasi sekaligus hands-on practice agar peserta dapat melaksanakan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam, mulai dari pemahaman dasar, tata cara penyembelihan, hingga praktik langsung di lapangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Banyumas sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam pelaksanaan ibadah kurban.
Selanjutnya peserta mengikuti sesi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta praktik penyembelihan hewan kurban bersama narasumber.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat, sehingga pelaksanaan ibadah kurban di masyarakat dapat berjalan dengan baik, aman, dan sesuai ketentuan agama.
BERITA20/05/2026 | Humas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Banyumas.
Lihat Daftar Rekening →